Festival Pesona Mandeh Akan Digelar 4-7 Mei

447
kawasan mandeh
Kawasan Mandeh [sumbarprov]

JURNAL SUMBAR | PADANG – Kawasan Mandeh yang memiliki potensi wisata bahari yang besar akan mendapatkan perhatian serius pada 4-7 Mei dengan adanya Festival Pesona Mandeh (FPM) 2017 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti  menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk mempromosikan objek yang memiliki predikat Raja Ampat-nya Sumbar. Festival kali ini terdapat perbedaan dari sebelumnya, akan ada banyak kegiatan yang terbagi menjadi tiga yaitu Festival Kuliner, Seni Tradisi dan Festival Rabab.

“Dalam even yang dipusatkan di kawasan wisata Mandeh ini nantinya juga kami adakan festival Rabab yang akan memecahkan rekor Muri,” ujarnya.

Selain itu, rangkaian kegiatan Festival Bahari Mandeh akan mempertontonkan Mandeh Joy Sailing, Lomba Perahu Tradisional, atraksi Diving, Lomba Foto Kawasan Mandeh. Guna mensukseskan FPM kali ini, penyelenggara harus mempersiapkan secara matang di lapangan, yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, baik komunitas dan penggiat pariwisata.

“Serta dukungan dan partisipasi dari semua masyarakat,” tutur Esthy.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Pesisir Selatan Zefnihan. Ia juga mengimbau masyarakat setempat bersiap menyambut para wisman atau wisnus yang datang dengan menyiapkan hidangan dan pelayanan berstandart world class.

“Untuk festival kuliner pada tanggal 6 dan 7 Mei dengan menghadirkan 50 stand kuliner yang menyajikan makan paling enak di dunia dengan hiburan artis ibu kota yang diiringi pesta kembang api,” ujar Zefnihan.

Ada yang lebih menarik di FPM 2017 kali ini, yaitu Festival Rabab, Festival dengan peserta terbanyak ini rencananya akan mendapat Rekor Muri.

“ Yang lebih luar biasanya lagi, Festival Rabab ini mengangkat budaya yang hampir punah,” tuturnya.

Sumber: Sumbarprov
Redaktur : R Piliang