Banjir Padang, Tunggul Hitam dan Air Pacah Aman

875
Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah terobos banjir di jalan S Parman guna memantau kondisi warganya

JURNAL SUMBAR | Padang – Hujan lebat diaertai angin kencang sejak malam tadi berbuah banjir di banyak kawasan kota Padang, provinsi Sumbar. Namun, kawasan langganan banjir di Parak Jambu Dadok Tunggul Hitam dan seputaran Kantor Walikota – RS Siti Rahma Air Pacah tak ada genangan berarti alias aman.

Pantauan Jurnal Sumbar di lapangan pukul 07.10 Wib, kawasan Parak Jambu Dadok Tunggul Hitam tidak ada genangan yang berarti. Saluran drainase yang ada masih bisa menampung air dari pemukiman langganan banjir tersebut. Tak terlihat ada gerakan masyarakat yang siap-siap akan mengungsi.

Hal yang sama juga ditemui di kawasan Maransi Air Pacah. Kawasan langganan banjir ini juga tidak ada genangan yang berarti. Saluran drainase terlihat masih mampu mengalirkan air hujan. Masyarakat di sini juga terlihat adem ayem saja.

Kawasan perkantoran Balaikota Padang dan Rumah Sakit Siti Rahma Air Pacah juga tak terlihat genangan yang berarti. Drainase di kawasan yang sering dilanda banjir besar ini terlihat biasa-biasa saja. Drainase kiri kanan jalan Padang By Pass, termasuk gorong-gorong crossing jalan terlihat baru terisi sekitar 70 persen.

Seorang warga kota Padang memperlihatkan kondisi mushalla-nya yang tergenang banjir

Kalau hujan lebat tidak berlanjut sampai sore, dan tidak disambut pasang naik air laut, ketiga kawasan langganan banjir ini diyakini aman dari banjir. Walau demikian, warga di tiga kawasan ini tetap diharap waspada terhadap kemungkinan banjir karena sampai kini hujan disertai angin kencang masih berlangsung.

Seperti diberitakan banyak media online dan status netizen di medsos, beberapa kawasan kota Padang dilanda banjir cukup parah. Diantaranya di kawasan Lapai, Khatib Sulaiman, Jati, Purus dan kawasan langganan banjir lainnya. Banjir kali ini juga menggangu keyamanan warga kota yang tengah menunaikan ibadah puasa. [Enye]