Berdayakan Petani, Bank Nagari Luncurkan Program “Nagari Elok Sejahtera”

971
Nagari Elok Sejahtera
Kantor Bank Nagari

JURNAL SUMBAR | Padang—Menjawab sindiran Gubernur Irwan Prayitno yang mengatakan bank tidak tertarik membiayai petani, Bank Nagari atau BPD Sumbar luncurkan program “Nagari Elok Sejahtera” (NES). Program ini merupakan tindaklanjut dari program Aksi Pangan yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Adapun tujuan dari Aksi Pangan OJK adalah, mendorong peran industri jasa keuangan dalam membiayai sektor pertanian, khususnya pangan, mulai dari hulu sampai hilir sehingga dapat menciptakan pekerjaan, menyejahterahkan petani dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Selanjutnya, tersedianya skema pembiayaan rantai nilai, dan adanya peran inovasi pangan melalui finacial technology (fintech) atau e-commerce.

“Tujuan dari Aksi Pangan itu adalah pendekatan bisnis/komersial dengan prinsip akselerasi, sinergi dan inklusi (kemudahan akses),” jelas Gusti Candra, Wakil Pemimpin Devisi Kredit dan Mikro Banking Bank Nagari kepada Jurnal Sumbar di ruang kerjanya, Rabu (10/5).

Dijelaskan Gusti Candra, konsep program NES Bank Nagari merupakan perwujudan peran bank dalam mempercepat, memperluas dan meningkatkan akselerasi, sinergi dan inklusi keuangan pada kawasan yang dapat dijadikan unggulan. “Karena, nagari merupakan basis usaha mikro kecil, terutama yang berkaitan dengan Aksi Pangan, Ekonomi Kreatif dan Agro-Ekowisata,” paparnya.

“Program NES merupakan sinergi Bank Nagari dengan Pemda, OJK, MBS-EC dan Mitra Usaha dalam melakukan eksplorasi dan eksploitasi ekonomi kawasan untuk kesejahteraan masyarakat dan peningkatan aktivitas perbankan,” tegas Gusti Candra.

Ditegaskannya lagi, NES ditujukan untuk meningkatan pembangunan berbasis kawasan untuk mencapai skala ekonomi sehingga berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM pangan.

“NES itu berbasis kemudahan akses (inklusi) keuangan, sehingga dukungan pembiayaan terhadap rantai nilai bisa disediakan untuk perkembangan perekonomian lokal dan daerah,” tegasnya.

Gusti Candra yang didampingi Afrizon, Humas Bank Nagari itu menjelaskan, program NES akan diluncurkan pada tanggal 18 Mei di Sub Terminal Agribisnis Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar.

“Di peluncuran NES nanti kita juga gelar dialog tentang NES antara Gubernur, OJK, MBS-EC dan Bank Nagari dengan masyarakat pelaku usaha UMKM pangan,” jelasnya.

Ditambahkan Gusti Candra, di peluncuran NES juga akan ditandatangai secara simbolis akad kredit pembiayaan usaha tani dan ekonomi kreatif.

“Nantinya, Bank Nagari juga akan memfasilitasi pemasaran produk petani pelaku UMKM pangan ke Minang Mart, Trans Mart, Buka Lapak dan pasar lainnya,” ujar Gusti Candra.

“Intinya, petani yang akan berusaha kita fasilitasi mendapatkan kredit pembiayaan secara mudah,” tegas Gusti Candra. [Enye]