Guru Besar UNP Gawangi Bali International Dragon Boat

634
Prof. Dr. H. Eri Barlian, MS, Guru Besar Universitas Negeri Padang

JURNAL SUMBAR | Bali — Ternyata Bali International Dragon Boat Festival (BIDF) 2017 tanggal 19 sampai 21 Mei dirancang oleh Prof. Dr. H. Eri Barlian, MS, Guru Besar Universitas Negeri Padang. BDIF ini merupakan salah satu event kalender tahunan International Dragon Boat Federation (IDBF).

“Tim teknis dan peralatan pertandingan sebagian besar dibawa dari Padang, Sumatera Barat,” sebut Eri Barlian kepada Jurnal Sumbar, Kamis (18/5) di lokasi pertandingan BIDF di Pantai Kedongan Jimbaran, Bali. “Hari ini sarana pertandingan kita siapkan semua,” tambah Guru Besar UNP tersebut.

Dijelaskan Eri Barlian, kelas yang dipertandingkan pada event ini adalah Man 12 – 500 meter, Women 12 – 500 meter, Mix 12 – 500 meter dan Mix Chalenge. “Pesertanya 19 tim, yaitu dari luar negeri 9 tim dan 10 tim dari dalam negeri,” paparnya.

“Khusus kelas Mix Chalenge, pesertanya adalah perwakilan negara, dan dari Indonesia adalah yang terbaik dari tim dalam negeri,” jelas Sekum Podsi Sumbar itu.

Peserta dari dalam negeri adalah, lanjut Eri Barlian, Sumbar 2 tim, Kalsel 2 tim, Kaltim 1 tim, Papua 1 tim, Kolinlamil Jakarta 1 tim, Lantamal Makasar 1 tim dan Surabaya 2 tim. “Dari luar negeri, Inggris, Newzeland, Malaysia, Belanda, Australia, Iran dan Brunei Darusalam,” tambahnya.

Ditambahkannya, Bali International Dragon Boat Festival 2017 adalah salah satu dari rangkaian kegiatan Festival Bahari yang digelar Kabupaten Badung. “Selain medali dan tropi, panitia juga menyediakan hadiah dengan nilai total Rp50 juta,” tambah Profesor Olahraga itu.

Sebelumnya, Prof. Eri Barlian juga sudah menggawangi ivent Dragon Boat di Tenggarong Kaltim, Makasar Sulsel dan Musi Tributon Sumsel. “Semua ivent ini sudah jadi kalender tahunan IDBF, termasuk Bali,” jelasnya.

“Yang paling bagus pelaksanaannya adalah, Musi Tributon, Sumsel. Pertandingannya dilakukan 5 etape di 5 kabupaten. Dan, yang terbagus adalah di Sekayu, Musi Banyu Asin, karena sarana prasarana pertandingannya lengkap,” puji Eri Barlian. [Enye]