Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Nagari di Sijunjung Dilanda Longsor

686
Nagari di Sijunjung
Alat berat sedang menyingkirkan material longsor

JURNAL SUMBAR| Sijunjung — Sejumlah nagari di tiga kecamatan Kabupaten Sijunjung dilanda bencana usai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejab Selasa malam (9/5) sekitar pukul 20.00 WIB.

Hujan lebat yang tak henti itu membuat ruas jalan kabupaten di Jorong Tandikek, Nagari Tembulun, Kecamatan Tanjunggadang tertimbun lonsor. Akses jalan dari dan ke Jorong Tandikek terputus hingga 15 jam.

“Baru jam 12.00 WIB inilah jalan ini dapat dilewati kenderaan baik roda dua maupun roda empat,” kata Walingari Tembulun, Yiprizal didampingi Kapolsek Tanjunggadang, Iptu B.Mendropa, SH dan Danramil 09/Tg Kodim 0310 SSD, Kapten.Czi. Naspi dan beberapa anggota BPBD Sijunjung pada JURNAL SUMBAR, Rabu (10/5) siang di lokasi bencana.

Menurut Walinagari, selain menimbun badan jalan lonsor juga merusak hamparan sawah warga serta menghantam belasan rumah penduduk. Di Jorong Sibisir juga terkena longsor menyebabkan enam rumah warga rusak.

“Di Jorong Balaibalai enam rumah penduduk juga diterjang lonsor serta satu rumah di Tandikek juga dihantam lonsong,” sebut Yiprizal diamini Kapolsek dan Danramil Tanjunggadang.

Pantauan JURNAL SUMBAR, hingga siang pihak tim BPBD masih terus memulihkan jalan yang tertimbun dan baru sekitar pukul 13.00 WIB siang akses jalan dari dan ke Jorong Tandikek kembali normal.

Nagari di Sijunjung
pengendara terpaksa berhati-hati lewati jalan bekas longsoran

Bahkan di Nagari Taratak, Kecamatan Tanjunggadang di waktu bersamaan longsor juga menimbun beberapa titik ruas badan jalan termasuk menumbangkan dua buah tiang listrik.

Sementara di Nagari Buluhkasok, Kecamatan Lubuktarok dilaporkan pulugan hektar sawah warga tersapu banjir.”Untungnya banjir yang merendam sawah penduduk itu sudah surut,” kata sebuah sumber pada JURNAL SUMBAR, Rabu (10/5) siang.

Bahkan di Nagari Tamparungo, Kecamatan Sumpurkudus juga dilanda bencana. “Sejak dua hari yang lalu anggota saya sudah di Tamparungo dan sekarang tengah berada di Tandikek Tanjunggadang. Soal bencana di Buluhkasok saya baru tahu malah sekarang,” kata Kepala BPBD Sijunjung, Hardiwan.S.IP pada JURNAL SUMBAR, Rabu (10/5). [Saptarius]