Pasca Banjir di Lubuktarok, Jembatan Belly Dibangun

733
Jembatan Belly
Proses pembangunan Jembatan Belly

JURNAL SUMBAR| Sijunjung — Kepedulian Pemkab Sijunjung dalam menangani infrastruktur terbukti sudah. Pasca banjir bandang yang mengambrukkan jembatan kabupaten di Lubuktarok membuat akses jalan terputus.

Kini jembatan sementara (belly) pun dibangun. Pada Sabtu (20/5) lalu iring-iring kenderaan membawa kerangka jembatan. Tanpa istirahat petugas BPBD Sijunjung dan Provinsi Sumbar langsung bekerja. Pada Minggu (21/5) mereka pun mulai memasang kerangka jembatan belly. Hanya hitungan 4 hari jembatan yang diperkirakan hanya bisa dilewati kenderaan berbobot 6 ton itu pun sudah siap dikerjakan mencapai sekitar 8 meter.

“In sha Alloh sebelum lebaran atau 10 hari lagi pekerjaan itu selesai dibangun. Tapi bobot kenderaan yang bisa melewati kenderaan itu nanti hanya 6 ton. Nanti akan kita pasang plank merek,”kata Hardiwan, S.IP,  Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPD) Sijunjung pada Jurnal Sumbar, Rabu (24/5).

Bahkan Kapolsek Lubuktarok, Iptu.Pol.Arief  akan mengerahkan anggotanya bersama masyarakat untuk gotoroyong bersama di ex bekas jembatan ambruk,”kata Arief pada Jurnal Sumbar, Rabu (24/5) siang.

Jembatan BellyCamat Lubuktarok Dodi Katim dan Walinagari Lubuktarok, Zuriatman, pun membenarkan jembatan sementara dibangun.

“Rencana Jumat (26/5) lusa kami bersama masyarakat dan unsur Muspika Lubuktarok akan goro bersama membersihkan bekas jembatan ambruk serta membatu petugas membangun jembatan belly,”kata Camat Lubuktarok, Dodi Katim dan Walinagari Lubuktarok Zuriatman pada Jurnal Sumbar, Rabu (24/5) siang secara terpisah.

“Ini menunjukan bukti Pemkab dan Pemprov peduli akan bencana dan pembangunan infrastruktur di daerah kita,”tambah Walinagari dan Camat Lubuktarok. [Saptarius]