Pemkab Sijunjung Diharapkan Segera Perbaiki Irigasi Losuang Batu

704
irigasi yang jebol dan rusak akibat banjir bandang

JURNAL SUMBAR | Sijunjung — Masyarakat Jorong Kototuo, Nagari Lubuktarok, Kecamatan Lubuktarok, mendesak agar Pemkab Sijunjung untuk segera memperbaki irigasi Losuang Batu yang rusak akibat banjir bandang.

“Sejak banjir bandang yang terjadi pada 28 Maret 2017 lalu, menyebabkan jebol dan rusaknya irigasi Losuang Batu. Hingga kini irigasi yang mengairi sawah kami itu tak lagi bisa dimanfaatkan,”kata Agus salah seorang petani warga Kototuo, Lubuktarok pada Jurnal Sumbar, Senin (29/5) di Lubuktarok.

Disebutkanya, jebolnya irigasi itu bersamaan dengan ambruknya jembatan Batangkurimo serta porakporandanya pipa SPAM PDAM Batangkurimo.

Walinagari Lubuktarok, Zuriatman, kepada Jurnal Sumbar, Senin (29/5) membenarkan jebolnya irigasi Losuang Batu itu akibat banjir bandang.

“Memang benar, irigasi Losuang Batu itu jebol dan rusak bersamaan ambruknya jembatan Batangkurimo dan rusaknya pipa PDAM akibat banjir bandang. Kalau untuk jembatan saat ini sudah dipasang jembatan belly dan pipa PDAM juga sudah diperbaki. Tapi itu sementara jelang pembagunan permanen,” Kata Zuriatman.

“Kami berharap Pemkab Sijunjung juga untuk segera memperbaki irigasi Losuang Batu yang rusak itu. Jangankan irigasi, jembatan dan pipa PDAM saja ambruk dan porakporanda akibat banjir bandang itu,”kata Walinagari.

Tak hanya walinagari, anggota DPRD Sijunjung asal pemilihan Lubuktarok, Dasri Rajo Timbu, juga mendesak agar Pemkab Sijunjung segera memperbaki irigasi Losuang Batu yang rusak akibat bencana itu. “Kami minta Pemkab Sijunjung atau PUPR untuk segera memperbaki irigasi yang menjadi harapan petani untuk mengairi sawah mereka,”jelas politisi Hanura itu pada Jurnal Sumbar, Senin (29/5) siang.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang (PUPR) Sijunjung, Ir. Budi Syafarman,MT, didampingi Kabid Pengembangan Sumber Daya Air (PSDA) PUPR, Soewardji,ST, membenarkan irigasi Losuang Batu itu belum diperbaiki akibat hantaman banjir bandang itu.

“Tapi, insha Alloh tahun anggaran 2018 ini sudah kita programkan untuk pembangunan dan perbaikan kembali,”janji Kadis PUPR itu kepada Jurnal Sumbar, Senin (29/5) siang.

Bahkan Dinas PUPR Sijunjung tak hanya sekedar memperbaki yang rusak
Tapi juga akan membangun pengembangan dan perluasan jaringan irigasi Losuang Batu.

“Kita sudah menganggarkana dana sekitar Rp1 miliar untuk perluasan jaringan. Kalau hanya untuk perbaikan tak habis dana Rp100 juta, tapi ini untuk pengembangan dan perluasan jaringan agar masyarakat nantinya benar-benar dapat memanfaatkan rigasi untuk air sawah para petani,”terang Budi diamini Kabid PUPR Sijunjung itu. [Saptarius]