Sumbar, Riau, dan PLN Segera Duduk Bersama Bahas Waduk Koto Panjang

640
wadik kota panjang
PLTA Koto Panjang, Riau

JURNAL SUMBAR | Pekanbaru — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno menyebutkan akan mengadakan pertemuan khusus dengan Gubernur Riau, Arsyad Juliandi Rachman dan PT PLN (Persero) pada 12 Mei 2017 mendatang untuk membahas persoalan terkait Waduk Koto Panjang banjir dan kerusakan sejumlah titik di ruas jalan sekitar Perbatasan Sumbar-Riau.

Hal ini diungkapkan Gubernur Irwan Prayitno di sela sambutannya pada acara Pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Lima Puluh Kota-Payakumbuh (IKLPK) ‘Gonjong Limo’ Provinsi Riau & Raker Pertama IKLPK dengan tema ‘Konsolidasi, Optimalisasi, dan Peran Serta Gonjong Limo dalam Pencapaian Visi Riau 2020’ yang berlangsung di Ballroom Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru, Minggu (7/5) siang.

Menurut Irwan Prayitno, pertemuan tersebut penting dilakukan guna mengantisipasi terulangnya bencana banjir yang melanda daerah Pangkalan akibat meluapnya Sungai Batang Kampar beberapa pekan silam.

“Ada dilema soal Waduk Koto Panjang yang perlu didiskusikan. Kalau waduk dilepas pintunya, Kampar Bangkinang banjir. Kalau tidak dibuka, Pangkalan banjir. Ini yang akan dicari bagaimana jalan keluarnya,” ujar Gubernur.

Ditambahkan oleh Gubernur, dalam pertemuan tersebut juga akan membicarakan tentang sejumlah ruas jalan yang amblas di perbatasan Sumbar-Riau.

Perkembangan Pembangunan Infrastruktur Penguhubung Sumbar-Riau

Sementara itu, Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman dalam sambutannya di kesempatan yang sama mengutarakan harapannya agar pembangunan infrastruktur penghubung Sumbar-Riau seperti jalan tol dan rel kereta api dapat diselesaikan bersama oleh Pemprov Sumbar dan Pemprov Riau.

Ia mengatakan, “Mimpi kita bagaimana supaya Dumai dan Teluk Bayur tersambung, termasuk juga rel kereta api Riau-Sumbar. Kalau kita keroyok ke Pusat, saya yakin jadi ini, Pak Gubernur.”

Arsyad Juliandi Rachman lebih lanjut memaparkan, untuk mewujudkan mimpi tersebut, Pemprov Riau telah melaksanakan pembebasan lahan di Dumai dan telah berkonsultasi dengan PT KAI.

“Pekan depan, Dirjen Kereta Api akan ke sini (Riau). Kita akan membicarakan hal yang sama,” ujar Arsyad sembari menekankan keseriusan Pemprov Riau.

Menyambut harapan dan ajakan Gubernur Riau ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar juga memiliki harapan dan komitmen yang sama.

Banjir di Pangkalan, Limapuluh Kota

Sebagai bukti komitmennya, Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar telah mulai melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan dan telah berkonsultasi dengan Pemerintah Pusat.

“Dukungan Pemerintah Pusat sudah kita dapatkan. Bahkan telah keluar Keppresnya,” katanya.

Menyangkut perkembangan pembangunan rel kereta api Sumbar-Riau, Irwan Prayitno mengatakan Pemprov Sumbar telah melaksanakan program pembebasan dan pengerasan tanah di Kab. Sijunjung. Jalur ini, tambahnya lagi, sudah tersambung hingga ke Lipat Kain, Kab. Kampar, Riau.

“Inshaallah tersambungnya jalur kereta api Sumbar-Riau bisa diwujudkan,” tutup Irwan Prayitno optimis.

Sumber: Humas Pemprov Sumbar