2017, Sijunjung Dapat Dana Desa Rp51,6 Miliar Untuk 60 Nagari dan 1 Desa

788
Syukri Syofian, Kadis PMN Sijunjung

JURNAL SUMBAR | Sijunjung — Luar biasa. Tahun 2017, Kabupaten Sijunjung, dibawa kepemimpinan Bupati Yuswir Arifin-Wabup Arrival Boy, berhasil mendapatkan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp51.629.926.000, untuk 60 nagari dan 1 desa.

Dibanding tahun sebelumnya, ADD Sijunjung mengalami peningkatan. Yakni, tahun 2016, ADD Sijunjung hanya Rp47 miliar dan tahun ini meningkat menjadi Rp51,6 miliar lebih. Itu semua tidak lepas dari lobi dan perjuangan Bupati Yuswir Arifin-Wabup Arrival Boy, bersama Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Nagari (PMN) Sijunjung, Drs. H. Syukri Syofyan, M.Si.

Anggaran Dana Desa dari pos APBN itu langsung masul ke rekening nagari. Pencairan ADD itu dilakukan dua tahap. “Untuk tahap 1, yakni dari bulan Mei-Juli 2017, pencairan ADD sebaanyak 60% dan pencairan dana tahap kedua sebanyak 40%, dilaksanakan pada bulan Agustus-Oktober 2017,” kata Kepala Dinas PMN Sijunjung, Dra.H,Syukri Syofyan, M.Si, kepada Jurnal Sumbar, Sabtu (10/6) malam.

Disebutkannya, pada tahap 1 pencairan ADD 60%, sebesar Rp30.977.956.800, sampai posisi, pada 9 Juni 2017, telah dicairkan kepada 46 nagari dan 1 desa di Kabupaten Sijunjung, dengan jumlah ADD yang dicairkan, yakni Rp23.905.309.200.

“Sisanya yang Rp7.072.674.600 (22,83%), untuk 14 nagari. Sementara ada 9 nagari saat ini dalam proses pencairan. Yang belum mengajukan sama sekali ada 5 nagari. Seperi Nagari Sisawah, Unggan, Tamparungo dan Sumpurkudus Selatan di Kecamatan Sumpurkudus dan Nagari Pulasan di Kecamatan Tanjunggadang, hingga kini belum mengajukan pencairan ADD tahap 1,” jelas Syukri. “Itu posisi 9 Juni 2017, ya ,” tambah mantan Kepala Kantor BLH PTSP Sijunjung itu, penuh keakraban.

“Nah, untuk itu, bagi nagari yang belum mengajukan ADD tahap 1, agar segera menindaklanjutinya. Diharapkan pada camat, di nagari yang bersangkutan beserta tenaga pendamping P3MD, untuk dapat mempasilitasi percepatan pencairan ADD tahap 1 di nagari tersebut. Sehingga sesuai dengan pertahapan kegiatan pembangunan di nagari untuk tahap 1 dapat selesai pada Juli 2017 mendatang,”kata Kadis PMN Sijunjung itu. [Saptarius]