Dibajak, Akun Fesbuk Isteri Kadis PMN Sijunjung Digunakan Untuk Menipu

844

JURNAL SUMBAR | Sijunjung — Berhati-hatilah dengan media sosial (Medsos) dan telepon yang tak dikenal. Sebab, akhir-akhir ini, penipuan melalui Medos kian merajalela.

Bahkan para penipu itu mengaku dan mencatut nama pejabat, dan nama istri pejabat pun juga dicatut. Belum lama ini, penipu melalui akun facebook justeru mencatut nama istri Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat Nagari (PMN) Kabupaten Sijunjung, Sumbar, Drs. H. Syukri Syofyan.

“Saya sempat kaget, ada akun atas nama istri saya meminjam uang pada teman-teman saya. Mulai dari Rp500 ribu hingga jutaan. Untung saja di antara teman saya itu langsung menghubungi saya. Mendengar itu tentu saya dan istri serta keluarga jadi kaget,” kata Drs. H. Syukri Syofyan, kepada Jurnal Sumbar, Sabtu (10/6) siang.

Ia juga mengingatkan dan  meminta masyarakat pengguna akun medsos jangan percaya terhadap hal-hal yang aneh-aneh di akun facebook. Terutama minta ini dan itu.

“Bahkan ketika penipu itu melancarkan aksinya, menyebutkan istri saya sedang  berada di Solok. Padahal ketika itu saya dan istri sedang di rumah. Selain itu, saya sendiri juga pernah dimintai pulsa menyebutkan nama teman saya dengan gaya bahasa urang awak. Tapi setelah cek, ternyata itu hanya penipu “kata Syukri.

Ia menegaskan, baik dirinya selaku Kadis PMN Sijunjung maupun istrinya tidak pernah membuat akun di facebook minjam ataupun minta uang. “Jadi kita harus waspada gaya penipu seperti itu,” kata Syukri.

Bahkan belum lama ini, di akun facebook juga ada secara getol menanyakan dan ingin kenal dengan public relation (PR) Haryanda. Akun yang tak jelas itu mendesak menanya status PR itu sebagai apa. “Emang bapak yang punya ya,” kata  akun itu. Tapi pertanyaan akun tak jelas itu tak dihirauka PR Haryanda.

Keesokan harinya, akun facebook itu kembali menanyakan hal yang sama. Setelah dijawab PR Haryanda, bahwa ia hanya PR di klinik itu. Dugaan sang penipu itu pun berlalu bahkan akun itupun hilang dari bacebook.

Kapolres Sijunjung, AKBP, Imran Amir, S.IK, MHum, menghimbau masyarakat untuk tidak terlalu percaya dengan medsos maupun akun facebook yang tidak dikenal.

“Banyak cara penipuan melalui akun medsos maupun facebook dan telepon dilakukan para penipu. Ada yang mengatakan anaknya kecelakaan, ada menyebutkan menang lotre dan macam penipuan lainya. Nah, dengan berbagai kejadian itu jangan percaya dan juga ada yang mengatasnamakan pejabat atau orang penting lainnya. Sekali lagi waspada pada akun medsos maupun telepon dan SMS yang tak jelas,”himbau Kapolres Sijunjung pada Jurnal Sumbar, Sabtu (10/6) siang. [Saptarius]