IRT Warga Sungai Tambang Sijunjung Gantung Diri

5842
Petugas kepolisian memeriksa korban di klinik setempat, dan dinyatakan sudah meninggal.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Diduga akibat himpitan ekonomi, seorang ibu rumah tangga (IRT) berinitial “RSE” 24 th, warga Jorong Sungai Tambang, Nagari Kunpar, Kecamatan, Kamangbaru, Sijunjung gantung diri di kamarnya

Informasi yang berhasil dihimpun Jurnal Sumbar, Senin (19/6) malam, sebelum gantung diri menggunakan seutas tali nilon warna putih, korban bersama suaminya “US” sempat membeli sate untuk santapan berbuka.

Ketika tiba waktu berbuka, sate yang dibeli korban, diberikannya pada sang suami. Tapi, suaminya tak mau makan karena perasaannya tak enak. Lantas seketika korban langsung ke kamar. Sementara suami korban bersama anaknya bermain sambil menonton televisi.

Karena lebih dari satu jam tak keluar dari kamar, seketika suami korban pun berteriak histeris melihat istrinya sudah gantung diri dengan seutas tali nilon. Tentu saja, teriakan suami korban membuat warga di sekitar lokasi berhamburan ke lokasi.

Melihat kondisi tubuh korban yang sedang gantung diri itu, lalu warga yang datang pun menolong korban dan menurunkannya. Korban diduga naik dari atas piber lalu ke lemari dan mengantungkan tali.

Tak beberpa lama kemudian datanglah ke tempat kejadian peristiwa (TKP) jajaran Polres Sijunjung Sektor Kamangbaru. Lalu korban pun dibawa ke Klinik Avicena, Sungai Tambang. Dari pemeriksaan petugas klinik, korban dinyatakan sudah meninggal dan murni gantung diri.

Meski pihak kepolisian menawarkan pada keluarga korban untuk otopsi, namun ditolak. Barang bukti pun sudah diamankan Polsek Kamangbaru.

Informasi yang dihimpun Jurnal Sumbar, korban dan suaminya acapkali terdengar bertengkar soal ekonomi. “Bisa jadi, karena faktor ekonomi diduga korban sampai nekad bunuh diri atau mengalami defresi akibat himpitan ekonomi,” ujar sumber di Kamangbaru.

Kapolres Sijunjung, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Imran Amir, Senin (19/6) tadi malam, membenarkannya warga Sungai Tambang gantung diri.

“Dari keterangan medis di klinik, korban di duga murni gantung diri. Untuk pemeriksaan, sejumlah saksi dan suami korban sudah diperiksa dan barang bukti juga sudah diamankan,” kata kapolres  Imran Amir.

“Sebelum korban gantung diri, korban bersama suaminya sempat beli sate bersama untuk menu berbuka,” tambah kapolres. Saptarius