Liburan Lebaran, Pengunjung Taman Wisata Nyiur Melambai Sumedang Membludak

995
Pantai pasir putih yang landai di Taman Wisata Nyiur Melambai jadi salah satu tempat favorit pengunjung

JURNAL SUMBAR | Sumedang Pessel – Taman Wisata Nyiur Melambai di Sumedang, Nagari Nyiur Melambai Pelangai, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat jadi tempat wisata favorit liburan lebaran. Di kawasan pantai nan rindang itu disuguhkan banyak permainan anak-anak dan hiburan penyanyi top Kota Padang.

Pantauan Jurnal Sumbar di lapangan, ribuan pengunjung tumpah di areal lebih kurang 30 hektar itu. Jejeran pohon Pinus yang rindang membuat nyaman para pengunjung. Dan, pantai pasir putih nan landai itu juga jadi tempat favorit melepas kegembiraan.

Taman wisata bahari yang berlokasi 2 kilometer dari Pasar Labuhan itu menyuguhkan panggung hiburan live musik. Berbagai permainan anak-anak juga tersedia. Yang favorit adalah perahu wisata dan motor atv mini. Dan, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai pilihan kuliner.

Dewi, warga Inderapura yang berwisata bersama belasan keluarganya mengaku puas. “Tempatnya asik jadi tempat wisata keluarga,” ujarnya. “Pelayanan panitia lumayan bagus,” tambahnya. “Cuma, kebersihan lokasi perlu ditingkatkan,” harapnya.

Hal yang sama juga diutarakan Anto, warga Kambang. “Pohon pelindung yang rindang bikin pengunjung nyaman berlama-lama di sini,” ujarnya. “Kalau bisa, toilet dan mushalla-nya ditambah dan dibikin lebih bersih,” pintanya. “Ini bisa jadi tempat wisata keluarga favorit di masa mendatang,” pujinya.

Menurut Ketua Taman Wisata Nyiur Melambai, Wandi, kunjungan wisatawan rata-rata lima ribuan orang per hari. “Insya Allah kita terus meningkatkan pelayanan kepada pengunjung,” ujarnya. “Penambahan toilet dan mushalla serta sarana pendukung lainnya jadi perioritas kami di masa mendatang,” tambahnya. “Termasuk masalah kebersihan,” tegasnya.

 

Ditambahkan Wandi, pihaknya juga akan mengajukan permohonan bantuan jembatan penyeberangan satu lagi kepada Pemkab Pessel. “Yang ada sekarang sudah tidak mampu menampung sirkulasi pengunjung,” ujarnya. “Kami juga akan usahakan memasukan listrik PLN,” tambahnya.

Dijelaskan Wandi, taman wisata ini adalah milik masyarakat dan dikelola secara gotong royong. “Semua pihak kita libatkan dalam mengelola taman wisata ini,” ujarnya. “Alhamdulillah, kerja sama yang baik membuat taman wisata ini disukai banyak pengunjung,” tambahnya.

“Selain nyaman, pengunjung di taman wisata ini juga aman,” ujar Wandi. “Kita mendapat dukungan pengamanan dari Polsek dan Koramil,” jelasnya. “Selain lebaran, di hari-hari besar lainnya kita juga menyuguhkan pesta pantai yang menghibur,” tutupnya. [Enye]