Soal Listrik Silokek Sijunjung, GM PLN Sumbar: Perbaikannya Terkendala Pembebasan Lahan

565
Tim PLN saat melakukan survey penempatan tiang listrik pasca bencana longsor awal Mei lalu di Silokek, Sijunjung. (poto: Ist)

JURNAL SUMBAR | Padang — Persoalan belum tersambungnya jaringan listrik di Silokek dan Durian Gadang, kabupaten Sijunjung pasca bencana longsor awal Mei lalu, ternyata akibat pembebasan lahan yang belum tuntas. Sementara material jaringan listrik untuk 10 tiang tersebut sudah tersedia di kantor PLN Rayon Sijunjung sejak 14 Mei lalu.

“Tim kita belum bisa pasang jaringan tersebut, karena masih menunggu pembebasan lahan oleh Pemda Sijunjung,” sebut General Manager PT PLN Wilayah Sumbar, Bambang Yusuf kepada Jurnal Sumbar, Kamis (8/7) via ponselnya. “Kalau lahannya sudah bebas, insya allah dua hari bisa siap,” tambahnya.

Ditambahkannya, 23 Mei tim PLN bersama rekanan sudah survey penempatan tiang, dan menghitung kebutuhan material di lokasi bencana. “24 Mei, seluruh material yang dibutuhkan sudah sampai di kantor Rayon Sijunjung,” jelasnya.

“Kalau lahannya sudah bebas, insya allah dua hari jaringan tersebut terpasang, dan listrik langsung nyala,” tegas Bambang Yusuf.

Seperti diberitakan Jurnal Sumbar beberapa waktu lalu, Walinagari SilokekĀ  Mardison bersama dua kepala jorongnya menemui Kapolres Sijunjung mengadukan nasib ribuan warganya, Kamis (8/7) siang di Mapolres Sijunjung. Karena, pasca rusaknya jaringan listrik akibat bencana longsor awal Mei lalu, sampai kini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Dipertemuan tersebut, Kapolres Irman Amir mengatakan, keluhan warga Silokek sudah ditanggapi PLN, tapi belum bisa dikerjakan, karena lahannya belum bebas. “Keluhan warga sudah dibahas di tingkat Forkompimda, dan kini Pemda sedang berusaha membebaskan lahannya,” jelas Irman Amir.

“Masyarakat kita minta bisa lebih bersabar,” harap Kapolres yang terkenal dekat dengan awak media itu. “Sesuai janji Pemda, insya allah sebelum lebaran listrik di sana sudah menyala,” tutup Irman Amir. [Enye]