Target Swasembada Ikan, Pokdakan Bunila Sijunjung Kian Berkembang

508
Terlihat budidaya ikan yang dikelola Pokdakan Mandiri Calau, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung, kian meningkat

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Target Pemkab Sijunjung, dibawa pimpinan Bupati Yuswir Arifin-Wabup Arrival Boy, untuk menjadikan Sijunjung sebagai penghasil swasembada pangan daging ikan tak bisa dipandang sebelah mata.

Hampir diseluruh nagari di Kabupaten Sijunjung, usaha budidaya ikan yang dikelola Dinas Perikanan dan Pangan Sijunjung, dibawa kendali Kadis Perikanan dan Pangan Sijunjung, Yulizar dan Kabid Perikanannya, Sutarto, budidaya ikan kian menjamur dan berkembang.

Tak percaya? Lihat saja, satu contoh. Misalnya, pembudidayaan ikan yang dikelola kelompok budidaya ikan (Pokdakan), Mandiri Calau, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung. Usaha yang dikelola Pokdakan Mandiri, yang diketuai Yahya Nurman itu terus kian berkembang.

Betapa tidak, produksi budidaya ikan nila (Bunila), yang dikelola Pokdakan Mandiri, rata-rata per-tiga bulan mencapai 3 sampai dengan 4 ton.

“Pecapaian hasil budidaya ikan tersebut baru di tempat Pokdakan Mandi, Nagari Muaro. Itu belum termasuk di nagari-nagari lainnya,”kata Kadis Perikanan dan Pangan Sijunjung, Yulizar, melalui Kabid Perikanan, Sutarto, kepada Jurnal Sumbar, Jumat (16/6) pagi.

Disebutkannya, jumlah kolam Pokdakan Mandiri itu sebanyak 5 unit. “Satu unit kolamnya dengan luas 400-500 meter persegi. Selain mengelola budidaya ikan nila, Pokdakan Mandiri juga mengelola pembenihan ikan mas, gurame dan lele,” sebut Sutarto.

Belum lagi di Kecamatan Lubuktarok, Nagari Latang dan Kampungdalam, Pokdakannya juga berkembang. Begitu pun di Nagari Kunpar, Kecamatan Kamangbaru, Nagari Taratak, Kecamatan Tanjunggadang, Kecamatan Sumpurkudus dan di nagari-nagari lainnya, pembudidayaan ikan berbagai kenis kian berkembang.

Nah, tak salah jika Pemkab Sijunjung beserta jajarannya, menargetkan Sijunjung, siap menjadi swasembada pangan daging ikan. Bahkan produksi budidaya ikan di Sijunjung itu dipasarkan keseluruh daerah di kabupaten itu.

“Selain dalam Kabupate Sijunjung, hasil produksi budidaya ikan warga Sijunjung juga dipasarkan disejumlah kabupaten kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat,”tambah Sutarto. [Saptarius]