Isu Dualisme Kepemimpinan, Darmawi: Syahril Syamra Masih Ketua Gerindra Sijunjung

1207
Kantor DPC Gerindra Sijunjung

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Suhu politik di tubuh partai besutan Prabowo Subianto, di Kabupaten Sijunjung, Sumbar, sejak sebulan terakhir memanas. Apalagi menyusul di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sijunjung, mencuat isu, terjadi dualisme kepemimpinan.

Mencuatnya isu dualisme kepemimpinan itu, terbit surat keputusan (SK) versi Syuir Syam-Darmawi (ketua-sekretaris DPD Sumbar), atas nama Indra Jaya, SH. Tapi, Drs. Syahril Syamra Dt. Bgd Nan Putieh, juga mengantongi SK Ketua Umum DPP Gerindra.

“Yang punya SK Prabowo Subianto, ambo surang nyo,” kata Syahril Syamra kepada Jurnal Sumbar, Senin (17/7/2017) pagi. “Hingga sampai kini saya masih ketua,” ucap Syahril Syamra.

Sementara Indra Jaya, yang dihubungi Jurnal Sumbar, belum lama ini tak banyak komentar. Bahkan mantan Ketua DPC Partai “Besutan SBY” Demokrat itu hanya tersenyum. “Soal itu saya tidak tahu,” ujar Indra Jaya yang juga staf ahli Ombusman RI.

Namun rumor yang beredar, sejak Nasrul Abit menjadi Ketua DPD Gerindra Sumbar, belum satupun DPC mengantongi SK Penunjukan. “Hingga saat ini hampir di tiap kota/kabupaten masih menggantung dan belum ada SK. Masih tetap SK yang lama kok,” kata Ketua DPC Gerindra Kabupaten Dharmasraya, Syofyan, kepada Jurnal Sumbar, Senin (17/7/2017) pagi via telepon selularnya.

Terkait hal itu, Wakil Ketua Umum DPD Gerindra Sumbar, yang juga mantan Sekretaris Umum, Darmawi, kepada Jurnal Sumbar, Senin (17/7/2017), mengakui SK seluruh DPC menggantung.

“Saat ini SK DPC memang belum terbit dan menggantung. Karena masih dilakukan singkronisasi. Memang ada beberapa perubahan penyusunan pengurus. Kalau memang ada perubahan tentu akan menjadi keputusan bersama,” kata Darmawi.

“Yang jelas, soal Sijunjung, hingga saat ini menjadi ketua DPC Gerindra masih dijabat datuk Syahril Syamra. Memang saat ini kita belum melakukan Musda maupun Muscab, dan masih sistem penunjukan SK Mandat. Pada tahun 2020 baru kita laksanakan Musda maupun Muscab sesuai kesepakatan bersama di Gerindra,” tambah Wakil Ketua DPRD Sumbar itu.

Sekretaris Umum DPD Gerindra Sumbar, Desrio Putra, ST juga mengakui seluruh SK DPC Gerindra se-Sumbar masih mengangtung. “Hingga saat ini masih berlaku SK yang lama hingga terbit SK yang baru. Tak ada istilah versi-versi, yang mengantongi SK lama hingga terbit SK baru dialah yang ketua,” jawab Desrio Putra kepada Jurnal Sumbar, Senin (17/7/2017) pagi, via telepon selularnya. [Saptarius]