Lebaran, Pantai Padang Kembali “Dikuasai” PKL

870
Pondok dan lapak-lapak PKL kembali "kuasai" Pantai Padang dan merusak keindahan kawasan pantai tersebut.

JURBAL SUMBAT | Padang – Sepertinya keberhasilan Walikota Mahyeldi Ansharullah menertibkan dan menata Pantai Padang tak bertahan lama. Pasalnya, keindahan pantai yang jadi daya tarik wisatawan itu kembali dirusak oleh pondok dan lapak-lapak pedagang kali lima (PKL).

Pantauan Jurnal Sumbar, Minggu pagi (2/7-2017), di sepanjang jalan Samudera, mulai dari Muara Padang sampai ke Tugu Merpati Perdamaian, Purus kembali berdiri pondok dan lapak-lapak PKL. Dan, pemandangan laut nan indah itu kembali dikuasai oleh kedai-kedai PKL.

“Sangat disayangkan pengawasan dan penindakan oleh Satpol PP tidak berjalan kontinu,” sebut Niza, seorang warga kota Padang kepada Jurnal Sumbar. “Mestinya ditertibkan secara kontinu,” tambahnya. “Sehingga keindahan Taplau ini tetap bisa dinikmati wisatawan,” tegasnya.

Niza berharap Pemko Padang kembali menertibkan lapak-lapak PKL yang merusak keindahan Taplau itu. “Dan diawasi secara kontinu,” tegasnya. “Ke depan, PKL itu harus ditata dan diberi space khusus yang tidak merusak keindahan pantai,” pintanya.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Dian Fakri yang dihubungi via ponselnya belum bisa dikonfirmasi. “Saya sedang di Taplau (jalan Samudera-red),” ujarnya. “Lagi ada penertiban,” tambahnya. “Nanti hubungi lagi ya,” tutupnya. Enye