Soal Orang “Gila”, Pihak RSUD dan Dinas Sosial Sijunjung Saling Menyalahkan

490
Inilah orang 'gila' kelainan jiwa yang dirawat di RSUD Sijunjung yang terkesan diabaikan Dinas Sosial
JURNAL SUMBAR | Sujunjung – Sejak Senin (24/7/2017), pria diduga kelainan jiwa, terpaksa dibawa pihak Puskesmas Sijunjung, ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung. Setelah sebelumnya pria “gila” itu dikuatirkan membuat onar.
Sayangnya, Dinas Sosial Sijunjung justeru terkesan cuek. Tak ayal, persoalan itu pun bikin heboh. Meski pihak rumah sakit menyarankan menyerahkan ke pihak Dinas Sosial, namun mereka terkesan cuek.

“Ya, mau tak mau orang kelainan jiwa (gila) itu kita rawat. Sejak kemarin (Senin, 24/7/2017), orang itu sudah kita rawat. Bahkan sekarang dia sudah bersih. Tapi sampai sekarang belum juga dijemput pihak Dinas Sosial,” kata Direktur RSUD Sijunjung, dr.H. Yasril Sahnil, kepada Jurnal Sumbar, Selasa (25/7/2017) siang.

“Jujur, hingga saat ini untuk penanganan orang khusus kelainan jiwa di RSUD Sijunjung belum ada. Kalau untuk penanganan sementara sudah kita lakukan dan sudah bisa dibawa dari RSUD. Ya, dalam hal ini tentu urusan Dinas Sosial,” jelas Yasril menyebutkan orang kelainan jiwa itu tanpa identitas.

Terkait hal itu, Kadis Sosial & Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Ahmatullah, yang dihubungi Jurnal Sumbar, Selasa (25/7/2017) siang, via telepon selularnya, justeru membantah.

“Tak ada kami cuek. Ya, gimana harus membawanya. Orangnya saja sakit,” kata Ahmatullah singkat.

Bahkan soal orang gila banyak berkeliaran di Sijunjung sudah menjadi rahasia umum. Bahkan di sepanjang jalan lintas sumatera (Jalinsum) banyak orang “gila” berkeliaran.

“Soal orang gila berkeliaran perlu ada penertiban dan seharusnya pihak terkait harus tanggap dan membawanya ke panti rehabilitasi sosial,” kata sejumlah masyarakat Sijunjung kepada Jurnal Sumbar, Selasa (25/7/2017) siang. Saptarius