Wabup Arrival Boy Serahkan Bantuan Korban Kebakaran Kototuo Tanjung

612
Wabup Sijunjung, Arrival Boy mebyerahkan bantuan pada Sawirman disaksikan camat, kadis Satpol.PP dan Damkar serta Kadis Sosial dan Kepala BPBD.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung –  Sawirman, 45 th bersama istrinya, Zulfianti, 42 dan keempar anaknya, warga Jorong Kototuo Tanjung, Nagari, Kecamatan Kototujuah, Kabupaten Sijunjung, Sumbar, hanya bisa diam. Terlihat dari raut wajahnya, ia tampak lemas dan terbata-bata melihat rumahnya sudah rata dengan tanah.

Rumah semipermanen berukuran 4×7 meterpersegi itu, tepat pada Minggu (9/7/2017) ludes terbakar sijago merah. Bertepatan disaat warga sedang menjalani sholat subuh, tiba-tiba rumah itu sudah terbakar.

Disaat kejadian, korban dan keluarganya sedang tidak berada di rumah. “Saat itu saya sedang pergi ke pasar, tau-taunya dikabari rumah saya sudah jadi arang dan rata dengan tanah. Sementara istri dan anak saya saat itu sedang bermalam di rumah orangtua yang berjaraka kisaran 30 meter dari rumah,”sebut Sawirman kepada Jurnal Sumbar, Minggu (9/7) siang.

Tak ada yang bisa diselamatkan, selain perkakas rumah dan pakaian satu unit mobil colt TSS tahun 94. Akibat kebakaran tersebut, Sawirman mengalami kerugian kisaran Rp50 iuta.

Kapolres Sijunjung, AKBP , Imran Amir, S.IK, MHum, membenarkan kejadian tersebut. “Memang benar, kebakaran terjadi disaat subuh. Dugaan sementara akibat arus pendek,”kata Imran Amir, pada Jurnal Sumbar, Minggu (9/7/2017) siang.

Bahkan Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy, bersama Kadis Satpol dab Damkar Sijunjung, Masharyanto, Kepala BPBD  Sijunjung, Hardiwan, Kadis Sosial, Amatullah serta Camat Kototujuah, Veri Satria langsung kelokasi.

Di lokasi kebakaran itu Wabup Arrival Boy, menyampaikan keperihatinannya. Atasnama Pemkab Sijunjung, Arrival Boy, pun menyerahkan bantuan berupa, sembako, alat dapur dan kebutuhan harian, termasuk tikar.

“Inilah bentuk kepedulian Pemkab Sijunjung, kami berharap keluarga korban agar tabah dalam menghadapi cobaan ini,”kata Wabup Arrival kepada Sawirman dan keluarga korban kebakaran itu termasuk kepada Jurnal Sumbar, Minggu (9/7/2017) siang.

Bakan menurut Camat Kototujuah, Veri Satria, sebelumnya juga sempat terjadi kebakaran di Jorong Taratak Batuang, Nagari Padanglaweh. Rumah milik Edi, 40 th itu semipermanen juga rata dengan tanah. Kerugiannya malah mencapai ratusan juta. Duduga juga akibat arus pendek.

“Sepanjang tahun 2017 di Kecamatan Kototujuah sudah duakali terjadi kebakaran termasuk rumah semipermanen milik Sawirman ini,”ungkap Veri Satria, berharap warga untuk selalu mengecek kabel listrik terutama yang sudah menahun. [Saptarius]