Ditabrak Truk, Warga Lubuktarok Sijunjung Meninggal Dunia di Rumah Sakit

1904
Sepeda motor yang dikendaraai korban saat tragedi maut berdarah di Jalinsum Sijunjung.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Lagi, jalan lintas Sumatera (Jalinsum) kembali merenggut korban jiwa. Kali ini korbannya pengendara sepeda motor beritial YM, 35 tahun, warga Sungaijodi, Nagari Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Korban meninggal dunia setelah ditabrak truk.

Peristiwa tragedi kecelakaan lalulintas (Lakalantas) berdarah itu terjadi pada Jumat (12/8/2017) malam sekitar pukul 21.00 WIB. Lakalantas maut itu terjadi persis di Jalinsum Km 114 + 500, Jorong Ganting,  Nagari Sijunjung Kecamatan Sijunjung, Kabupaten Sijunjung, persisnya dekat SPBU Tanah Bedantung.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun Jurnal Sumbar, saat kejadian maut itu, korban menggunakan sepeda motor merek Honda Supra BA 6029 KM. Korban datang dari arah Kiliranjao menuju arah Solok.

Dengan kecepatan sedang memasuki TKP (tempat kejadian perkara) korban mengambil jalur kanan. Saat bersamaan dari arah berlawanan datang mobil truk Mitshubishi BA 8247 AM, yang dikemudikan Candra, 40 tahun, warga Sungaisapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Tak ayal, tabrakan pun tak dapat dihindari.

Akibat Lakalantas itu, korban mengalami luka-luka cukup serius. Seketika korban langsung dilarikan ke RSUD Sijunjung dan kemudian dirujuk ke RS Padang. Sayangnya, setelah mendapat perawatan medis, nyawa korban tak bisa diselamatkan.

Saat Lakalantas terjadi, pihak Satlantas Polres Sijunjung, langsung mendatangi TKP,  termasuk mendata korban, dan memintai keterangan saksi serta mengamankan barang bukti (BB) sepada motor dan mobil truk.

Kapolres Sijunjung, AKBP. Imran Amir, S.IK, MHum kepada Jurnal Sumbar, Sabtu (12/8/2017) membenarkan kasus Lakalantas yang merenggut korban jiwa itu.

“Ya, korban meninggal dunia. Tapi sebelum meninggal, korban sempat dirawat di rumah sakit. Saat ini, BB sudah diamankan dan kasusnya dalam penyelidikan,” kata Kapolres. Saptarius