Dua Hari Tak Pulang, Warga Sumpurkudus Sijunjung Ditemukan Meninggal di Sungai

2910
Masyarakat bersama jajaran BPBD, TNI dan polisi bahu membahu evaluasi mayat warga Sumpurkudus yang ditemukan meninggal di sungai.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Setelah berpergian dua hari (Kamis 3/8/2017) mencari ikan dan tak kunjung pulang, akhir, Jumat (4/8/2017), Novil, 24 tahun, warga Nagari Sumpurkudus, Kabupaten Sijunjung ditemukan tewas dipinggir sungai batang Sumpurkudus.

“Korban ditemukan pada Jumat (4/8/20017) di sungai batang Sumpurkudus. Atas bantuan dan dukungan unsur BPBD, Polisi, TNI dan masyarakat menyisir batang Sumpurkudus, sejak Jumat (4/8/2017) pagi dan pada sorenya korban berhasil ditemukan,” kata Hardiwan Kepala BPBD Sijunjung, kepada Jurnal Sumbar,  Minggu (6/8/2017) sore.

Menurut informasi, korban  pria malang yang sehari-hari menangkap ikan di sungai Batang Sumpur dengan cara memanah itu sebagai pencari ikan. Pekerjaan mencari ikan itu sudah biasa dilakukannya.

Bahka  pada Kamis (3/8/2017) sore ia dilepas oleh isteri tercinta mencari rezeki menuju area sungai yang berjarak sekitar limakilometer, dan sepeda motor diparkir di pinggir jalan dekat sungai.

Tapi, hingga Jumat siang Novil belum kunjung pulang ke rumah, padahal semestinya paling lambat selepas jam 02.00 malam Ia sudah kembali berkumpul bersama keluarga. Biarpun dapat rezeki ataupun tidak, Novil pasti sudah pulang.

Tentu saja pihak keluarga menjadi sangat gelisah, khawatir kalau kenapa-napa,  hingga dengan dibantu segenap warga nagari dilakukan upaya pencarian di seputaran kawasan sungai. Upaya pencarian pun selanjutnya turut mendapat bantuan dari Tim Relawan BPBD Sujunjung dan pihak kepolisian resor Sijunjung. Namun hingga sore perjuangan keras para relawan belum juga membuahkan hasil.

Walau belum membuahkan hasil pululan warga terus berupaya menyisir titik-titik mencurigakan, berikut mengarugi dasar sungai dengan cara menyelam. Apalagi sepeda motor korban juga ditemukan terparkir di sungai.

Berkat kerja keras Tim TRC BPBD Sijunjung bersama para relawan, Polisi dan TNI serta masyarakat, korban berhasil ditemukan pada Jumat (4/8/2017) jelang Magrib, tepatnya di sekitar area Lubuk Batang. Namun ketika korban ditemukan sudah tak bernyawa lagi. Kemudian korban dibawa secara bersama-sama ke rumah duka.

Kapolres Sijunjung, AKBP. Imran Amir, S.IK, MHum ketika dihubungi Jurnal Sumbar, Minggu (6/8/2017) mengaku masih melakukan penyelidikan intensif hingga belum dapat memastikan penyebab malapetaka yang menimpa warga Sumpur Kudus tersebut.

“Mungkin saja korban mengalami insiden kecelakaan (terjatuh) pada saat mencari ikan di sungai, bagian kepalanya ikut terhempas sampai tak sadarkan diri. Dari info pihak keluarga juga menyebutkan tidak ada kena benda keras dan pihak keluarga minta korban langsung dikebumikan,” jelas Kapolres Sijunjung, Imran Amir. Saptarius