Wagub Nasrul Abit Prihatin Lihat Infrastruktur Nagari Tiagan

Kunjungi Daerah Tertinggal di Pasaman Barat

481
Wagub Nasrul Abit meninjau ponton sebagai alat penyeberangan tradisional yang menghubungkan jorong Tiagan dan Mandiangin.

JURNAL SUMBAR | Pasaman Barat – Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit temui warga di salah satu daerah tertinggal di Nagari Tiagan, Kecamatan Kinali Pasaman Barat, Sabtu (12/8/2017). Ikut mendampingi Walinagari Tiagan, Endang Putra, Camat, Muspika serta beberapa tokoh masyarakat Tiagan.

Wagub Nasrul Abit dalam kesempatan itu menyatakan prihatin melihat infrastruktur nagari yang masih tertinggal. Jembatan penghubung yang memakai ponton sebagai alat menyeberang tradisional yang menghubungkan jorong Tiagan dan Mandiangin.

Daerah penghasil ikan kering ini membutuhkan jembatan dan jalan transportasi, sehingga akan memudahkan dalam pemasaran produksi masyarakat.

Wagub juga menerima keluhan terhadap tenaga pendidikan yang masih kurang di SMP Tiagan dan juga sudah meminta keberadaan SMA, karena masyarakat terlalu jauh sekolah untuk menyambung ke SMA.

“Jika ini kita biarkan takut nanti anak anak kita yang tidak mampu, tidak mau melanjutkan pendidikan justru menjadi tenaga kerja berkualitas rendah, atau hidup melaut dan masih terbelenggu kemiskinan,” prihatin Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga menegaskan, jika sudah ada beres persoalan tanah untuk pembangunan sekolah, infrastruktur jalan, jembatan,  dan infrastruktur lainnya, termasuk rumah ibadah agar Walinagari setempat segera menyiapkan proposal kepada Pemerintah  Pasaman Barat dan Pemprov Sumbar. “Ini tentu menjadi perhatian pembangunan Pemkab Pasbar dan Pemprov Sumbar,” katanya.

Sementara persoalan bantuan bidang pertanian dan perkebunan untuk sawit, pemerintah tidak bisa membantu karena sawit merupakan perkebunan industri, kecuali pertanian perkebunan lain,  seperti bantuan bibit dan penambahan lahan sawah baru, sayur-sayuran dan lain-lain.

Dalam kesempatan itu, Wagub Nasrul Abit menyempatkan diri melihat kondisi nagari Tiagan dengan kendaraan roda dua bersama walinagari. Humasprov Sumbar