Sumbar Terima Penghargaan Indonesian Atractivenes Award 2017

Gelaran Majalah Tempo dan Frontier Consultan

419

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Gubernur Sumatera Barat, Prof. Irwan Prayitno menerima penghargaan Indonesian Atractivenes Award (IAA) 2017 dari Majalah Tempo dan Frontier Consultan di Ballroom, Westin Hotel Jakarta, Jumat 29/09).

Penghargaan ini didapat karena Sumbar dinilai provinsi terbaik dalam menarik investasi, kepariwisataan, pelayan publik dan terbaik dalam segi pembangunan infrastruktur.

“Ini merupakan acara penghargaan tahunan bagi pemerintah daerah, baik kabupaten, kota maupun provinsi. Penghargaan ini merupakan penilaian atas keberhasilan pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi daerah dan bagaimana mengelola pembangunan ekonominya,” sebut Kepala Biro Humas Pemprov Sumbar, Jasman melalui rilisnya yang diterima Jurnal Sumbar, Jumat malam (29/9-2017).

Penghargaan ini diberikan setelah panitia menilai bahwa Provinsi Sumbar dianggap mempunyai daya tarik tersendiri, baik pariwisata maupun invetasi yang memungkinkan daerah yang terletak di Pulau Sumatera tersebut untuk terus berkembang.

“Namun lebih dari sekadar mengembangkan potensi ekonomi dan target pertumbuhannya, yang juga harus diperhatikan adalah memastikan semua itu bisa dinikmati dengan merata. Di sinilah peran pemerintah provinsi, menjadi krusial,” jelas Jasman.

Selain itu, tambahnya, pemerintah provinsi juga telah menunjukkan komitmennya supaya daerahnya turut merasakan pertumbuhan layak diapresiasi.

“Alasan-alasan itu pula yang membuat Sumbar diberi apresiasi oleh TEMPO dan Frontier Consulting Group melalui Indonesia Attractiveness Award,” jelas Jasman.

Untuk diketahui IAA ini merupakan penyelenggaraan ketiga TEMPO dan Frontier. Metodologi yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Tim peneliti menyisir data-data sekunder dan primer (Mystery calling, analisis digital dan media sosial) dari 508 kabupaten/kota dan 34 Provinsi.

Pengumpulan data primer dilakukan dari Mei hingga Juni 2017. Sedang data sekunder dikoleksi sejak awal 2016. Indikator pertama yang digunakan adalah kontribusi PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) terhadap PDRB Provinsi dan peningkatan PDRB meningkat secara signifikan dari tahun sebelumnya.

Indikator kedua adalah pertumbuhan PDRB harus lebih besar dari rata-rata pertumbuhan koridor atau PDRB per kapita lebih besar dari rata-rata PDRB per kapita koridor.

Menyikapi penghargaan ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno merasa bersyukur, karena ini buah kerja keras semua stakeholder terkait dan award ini merupakan penghargaan untuk masyarakat Sumbar baik yang di ranah ataupun yang di rantau.

“Kita jangan terlena dengan adanya penghargaan yg didapat, namun dengan adanya penghargaan ini, menambah motivasi kita semua untuk berbuat lebih baik lagi demi Sumbar Madani yang sejahtera,” ucap Gubernur Irwan seperti yang dikutip Jasman. Humas Pemprov