Terbebas dari Isolasi, Warga Padangtarok Sijunjung Gelar Syukuran di Atas Jembatan

460
Syukuran yang digelar warga Lubuaktarok Sijunjung di atas jembatan terlihat meriah dan penuh kekeluargaan. poto: Humas Sijunjung

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Kini warga Nagari Padangtarok, Kecamatan Kamangbaru, Kabupaten Sijunjung, Sumbar bersyukur. Karena, kini mereka sudah terbebas dari isolasi, lantaran Pemkab Sijunjung telah selesai membangun jembatan baru.

Tak heran jika kemudian warga setempat menggelar doa bersama dan tausiyah di atas jembatan Pintubatu, Nagari Padangtarok, daerah setempat pada Kamis (14/9/2017) malam.

Acara syukuran dan doa serta tausiyah yang digagas warga Padangtarok bersama pemerintah nagari, kecamatan dan Pemkab Sijunjung itu sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas selesainya proses pembangunan jembatan menuju lokasi Transmigrasi Padangtarok.

Doa bersama dan tausiyah yang sebelumnya diawali dengan makan bersama itu dihadiri Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, Forkompimda, Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Nasrizal, Kepala OPD di lingkup Pemkab Sijunjung serta undangan lainnya.

Bahkan, kata Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sijunjung, Riky Mainaldi Neri, syukuran atas selesainya pembangunan jembatan Transmigrasi ini juga dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Wika Bintang bersama rombongan.

Perlu diketahui, pembangunan jembatan menuju lokasi Transmigrasi Padangtarok merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dan, jembatan dengan panjang 120 meter itu menelan dana lebih kurang Rp40 miliar.

Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin bersyukur atas selesainya pembangunan jembatan yang menghubungkan ke lokasi transmigrasi. ”Alhamdulillah jembatan ini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat dan enam,” ucap Bupati.

Dikatakan bupati, keberadaan jembatan itu akan mempermudah warga Padangtarok mengeluarkan hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini harus melewati jembatan gantung.

Bupati berharap, agar warga memanfaatkan dan menjaga jembatan ini dengan sebaik-baiknya. ”Jaga dan manfaatkan, karena keberadaan jembatan ini sangat penting bagi sarana transportasi penghubung di Padangtarok,” pesan Yuswir Arifin.

Sedangkan tausiyah di isi oleh ustad, H.Hidayatullah, Lc, MA yang juga ketua MUI Sijunjung. Rilis Humas/Saptarius