TK-SDIT Alam Talago Sawahlunto Ajari Anak Pahami Alam dan Teknologi

478
Murid TK-SDIT Alam Talago diajari memahami bagaimana bertani padi sawah yang ujungnya menghasilkan beras.

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Luar biasa. Ternyata Sekolah Alam “Talago” TK-SDIT Sawahlunto tak hanya mengajari anak didiknya ilmu agama dan teknologi saja, tapi sekolah yang dipimpin Delvia Sepniwati, SPd itu juga mengajari memahami alam dan isinya.

Tak heran jika kemudian sekolah yang baru berdiri dua tahun itu jadi pilihan warga untuk menyekolahkan anak-anak mereka. Bahkan anak-anak didik di TK-SDIT tersebut banyak anak-anak yang super aktif.

Sekolah yang menggunakan kurikulum nasional yang dipadu dengan kurikulum Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia (JSITI) itu mencetak siswa berimtaq dan berimtek. Bahkan anak-anak didiknya bisa memahami alam berikut tumbuh-tumbuhannya.

Ada hal yang menarik di TK-SDIT dibawah naungan Yayasan Rhaudatul Jabal itu. Anak-anak didiknya juga dibawa praktek lapangan dan mengenali alam.

Misal soal pengenalan dari mana asal nasi. Guru beserta anak didiknya langsung turun ke sawah di saat warga musim ke sawah. Begitu juga diajari mengenali tentang sayur-sayuran.

“Dulu anak saya susah ngaturnya karena begitu super aktifnya. Tapi sekarang, sejak sekolah di TK-SDIT ini, anak saya malah cerdas, patuh dan taat beribadah. Jujur saya bangga dengan adanya pendidikan TK-SDIT di Sawahlunto ini,” ujar salahseorang walimurid kepada Jurnal Sumbar, belum lama ini.

Meski sekolah itu berdiri pada 30 Oktober 2015, namun Sekolah Alam “Talago” TK-SD Terpadu dibawa naungan Yayasan Rhaudatul Jabal itu sudah berhasil mencetak anak didik yang beriman dan bertaqwa (Berimtag) serta berilmu teknologi (berimtek).

Menurut Delvia, awalnya, anak didik tingkat TK hanya berjumlah 18 orang, kini jumlah anak didiknya mencapai 27 siswa. Sedangkan untuk tingkat SD, jumlah muridnya 14 orang dan berasal dari TK Alam “Talago” dan TK lain.

Hebatnta lagi, TK-SDIT itu dibimbing 12 guru termasuk kepala sekolah dan penjaga serta petugas catering.

“Sekolahnya sampai sore dan diberi snack pagi dan makan siang. Untuk TK ada istirahat tidur siang dikipasi dan dimandikan guru pembimbing bagi TK,” kata Delvia Sepniwati, Kepala TK-SD Alam Talago, kepada Jurnal Sumbar, belum lama ini.

Sekolah Alam “Talago” TK-SDIT itu mengunggulkan mata pelajaran tafis al quran. “Dan juga ada hari bebahasa inggris,” tambah Delvia diamini Eka Tata Usaha di sekolah tersebut.

TK-SDIT ‘Alam’ Talago itu letaknya di Simpang Desa Talago Gunung, Desa Santur, Kecamatan Barangin, Kota Sawhlunto, Sumatera Barat. Saptarius