Gunakan Dana Desa, Pengerjaan Jalan Jorong Kapalokoto Padangsibusuk Terkesan Asal Jadi

446
Jalan Kapalokoto, Padangsibusuk yang dibangun dengan anggaran ADD ini terkesan asal jadi. poto: Saptarius

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Sejumlah masyarakat Padangsibusuk mempertanyakan pengerjaan pengerasan jalan di Jorong Kapalokoto, Nagari Padangsibusuk, Kecamatan Kupitan, Kabupaten Sijunjung, Sumbar.

Diduga pengerjaan jalan yang bersumber dari anggaran dana desa (ADD) dengan pagu dana mencapai Rp166 juta itu pengerjaannya dikerjakan asal jadi.

Dari hasil investigasi di lapangan terlihat pengerasan jalan yang hampir mencapai satukilometer itu terlihat “basalemakpeak”. Tak terlihat adanya pengerasan jalan, koral yang terhampar terlihat berserakan dan lebih banyak tanah tanpa ada pengerasan.

Bahkan sebagian tokoh masyarakat menduga pelaksanaan pengerjaannya asal asalan. “Lihat lah sendiri, masa iya dengan dana Rp166 juta, pengerjaannya asal jadi kayak begini dan basalemakpeak,” kata salah seorang tokoh masyarakat setempat pada Jurnal Sumbar, Rabu (18/10/2017).

Walinagari Padangsibusuk, Andripen tak berhasil dihubungi Jurnal Sumbar. Namun Camat Kupitan, Gafrialdi, yang dihubungi Jurnal Sumbar, Rabu (18/10/2017) siang, sempat kaget.

“Kalau begitu kita akan segera tinjau ke lapangan dan melihat RAB-nya sesuai atau tidaknya. Jika memang bermasalah, maka mereka yang melaksanakannya nanggung resiko dan tidak akan kita lindungi,” jelas camat.

Sekretaris Dinas PMN Sijunjung, Ardy, yang dihubungi Jurnal Sumbar, Rabu (18/10/2017) juga sempat kaget mendengar pelaksanaan ADD di Kapalokoto Padangsibusuk itu. “Kita akan segera turun kelapangan meninjau proyek tersebut,” katanya. tim