Jembatan Turawan Amblas, Ribuan Warga Rambatan Tanah Datar Terisolir

Tak Ada Banjir atau Gempa sebagai Pemicu

3295
Jembatan Turawan Tigo Koto di Rambatan Tanah Datar secara tiba-tiba amblas Sabtu sore (7/10-2017). poto Ist.

JURNAL SUMBAR | Tanah Datar- Ribuan warga Nagari Tigokoto, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanahdatar, Sumatera Barat terancam terisolasi. Pasalnya, sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu (7/10/2017) kemaren, jembatan sungai Batang Turawan, Jorong Turawan, Nagari Tigokoto amblas secara mendadak.

Kejadian aneh ini membuat, warga setempat heboh. Karena, waktu kejadian tak ada gempa atau banjir, dan tiba-tiba saja jembatan yang direnovasi 4 tahun lalu itu ambruk.

“Kami benar-benar kaget. Entah kenapa jembatan Turawan itu amblas,” ucap Usman bin Apan salah seorang tokoh masyarakat setempat kepada Jurnal Sumbar, Sabtu (7/10/2017) malam.

Disebutkannya, jembatan tersebut merupakan jembatan kabupaten yang dibangun pada tahun 1966. “Empat tahun lalu jembatan itu direnovasi dan dipelebar. Entah kenapa tiba-tiba sore tadi jembatan itu amblas,” tambah Usman.

Jembatan yang berlokasi persis di samping pasar Turawan itu menghubungkan 10 jorong di Nagari Turawan. Kini, sekitar 5.000 warga setempat untuk ke dan dari Turawan harus jalan berbelok menuju Gologandang.

“Selisih jarak jalan memutar dibanding jalan Simpang Gobah mencapai 3 kilometer. Kami berharap, karena ini bencana alam yang tak diduga, diharapkan segera diperbaiki pemerintah,” tambah Usman.

Selang beberapa menit kemudian, unsur kecamatan dan kabupaten setempat berdatangan ke lokasi kejadian. Bahkan di lokasi jembatan ambruk itu diberi police line (garis polisi). Tak ada korban jiwa atas kejadian langkah itu. Saptarius