Konsultasi Bisnis Gratis, Padang Berdaya Hadirkan Pengusaha Nasional

590
Esa Saputra, Ketua Komunitas Padang Berdaya.

JURNAL SUMBAR | Padang – Serikat Saudagar Nusantara (SSN) membantu pelaku usaha UMKM menjalankan bisnisnya, khususnya untuk wilayah Padang dan sekitarnya dengan dibentuk Komunitas Padang Berdaya. Komunitas ini sebagai wadah bertemunya pengusaha sukses dan pelaku UMKM yang masih butuh bimbingan dalam memulai usaha.

Dengan moto “Bertemu, Bertumbuh dan Berbagi” kegiatan Padang berdaya hadir sebagai forum bertemunya pelaku usaha UMKM dan para mentor yang telah sukses dan berpengalaman secara nasional di bidangnya masing-masing.

  • “Kegiatan ini dikonsep dengan bentuk mentoring oekanan yang diadakan setiap hari Kamis setiap minggunya di ruang oertemuan lantai 2 Mesjid Nurul Iman Padang,” utur Esa  Saputra S.St selaku ketua Padang Berdaya.

Ia menambahkan, sampai saat ini telah menghadirkan 3 orang pamateri yang kompeten sesuai dengan kebutuhan para pelaku usaha yang ada di komunitas tersebut.

Kegiatan ini dilakukan Padang Berdaya tanpa adanya pungutan biaya apapun kepada para peserta, jadi para pelaku usaha cukup hadir dan fokus belajar kepada para mentor.

Di minggu pertama kegiatan ini yaitu pada 21 September 2017, Padang Berdaya telah menghadirkan Arlin Teguh yang merupakan Founder PT Indosinergi Utama Mandiri, Senior Trainer INDOSINERGI, Trainer, Motivator, Hypnotherapist dan Life Coach.

Di minggu kedua pada 28 September 2017, mentor yang dihadirkan adalah Harri Firmansyah R. Selaku Response Designer, CEO ButterflyAct Group, Founder High Performance Consulting, Penulis Buku HCR.

Dan pada minggu ketiga ini 5 Oktober 2017, Padang berdaya menghadirkan Irawati Meuraksa selaku Owner dari Rili Swalayan dan Smile Market.

Pada kamis depan 12 Oktober 2017 direncanakan sebagai mentor para peserta adalah owner dari O’Chicken dan pengusaha berpengalaman lainnya.

Ketua Padang Berdaya berharap semua pelaku UMKM yang ada di Sumatera Barat dapat bergabung pada setiap kegiatan ini. Karena selain belajar ilmu usaha dari para pakar yang kompeten, pada setiap kegiatannya juga dilakukan kegiatan Business Matching, dimana semua pengusaha akan saling mengsingkronkan bisnis-bisnis mereka dengan pelaku usaha yang lain dan yang paling penting adalah kegiatan ini tanpa dipungut biaya. Fhajri A. G.