Pesan dari Pesisir Selatan, Ayo Vote API (spasi) 1D untuk Mandeh jadi Surga Tersembunyi Terpopuler

772
Bupati Hendrajoni bersama ASN kabupaten Pesisir Selatan memperlihatkan vote mereka mendukung Mandeh jadi pesona Indonesia kategori Surga Tersembunyi, Jumat (20/10-2017). poto: Ist

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Bersama Bupati Hendrajoni, hampir seluruh ANS Pemkab Pesisir Selatan yang mengikuti apel pagi gabungan melakukan vote bersama untuk Mandeh, Jumat pagi (20/10-2017).

Vote dengan mengirimkan SMS tersebut dilakukan karena Kawasan Wisata Terpadu Mandeh saat ini masuk dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) 2017 dalam kategori Surga Tersembunyi Terpopuler.

Acara dukungan vote tersebut dipandu Asisten Pemerintahan Umum, Gunawan Gani, sembari berkelakar Gunawan tidak percaya aksi itu sudah diikuti seluruh peserta.

“Mari kita cek, satu persatu, jangan-jangan pulsanya tidak ada,” kata Gunawan Gani disambut riuh peserta apel. Saat dicek sebagian besar sudah melakukan vote dan berhasil. Hanya sebagian kecil yang memang tidak dapat mengirimkan dukungan karena kebetulan pulsa peserta apel sedang kososng. Namun peserta yang kehabisan pulsa akan melakukan vote setelah mengisi saldo nanti.

“Isi lagi pulsanya, kirim dukungan sebanyak-banyaknya,” harap mantan Kadis Pariwisata itu.

Klasemen sementara, Kawasan Wisata Mandeh berada di urutan kedua per 31 September lalu. Sedangkan di posisi teratas ditempati oleh Wanawisata, Bantul, Jogjakarta dengan selisih 12 persen.

Ketua PKK Pesisir Selatan Lisda Rawdha menghimbau kepada seluruh warga Pesisir Selatan baik yang menetap di kampung maupun yang di rantau untuk dapat berpartisipasi dengan mengirimkan SMS.

“Mari kita bersama-sama untuk dapat berpartisipasi guna memenangkan Mandeh dalam API tahun ini. Apabila keluar sebagai juara tentu Mandeh semakin dikenal luas dan akan menarik para wisatawan untuk berkunjung Pesisir Selatan,” ajaknya.

“Satu SMS untuk kemajuan daerah. mari ketik : API (spasi) 1D dan kirim ke 99386,” terang istri Bupati Hendrajoni tersebut. Jefri