Soal Musda Hipmi Sumbar, Ketua I Bidang Organisasi: Musda Lanjutan di Solok Selatan Tanpa Persetujuan BPP Hipmi

739
Fadly, Zigo dan Iqra. poto: net.

JURNAL SUMBAR – Padang – Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Barat (Sumbar) kembali menuai polemik. Pasalnya, hasil keputusan pada Musda ketiga setelah diskor sebanyak dua kali itu juga tidak diterima oleh tim pemenangan calon ketua umum BPD HIPMI Sumbar, Fadly Amran.

Mereka menilai, musda yang digelar di Kabupaten Solok Selatan itu tidak resmi. Dan hanya diputuskan oleh sebelah pihak tanpa mengajak tim mereka untuk berdiskusi terlebih dahulu.

Terkait polemik tersebut, Ketua I Bidang Organisasi BPP HIPMI, Anggawira angkat bicara. Calon walikota Bekasi 2018-2023 ini mengaku kaget terkait digelarnya musda di Kabupaten Solok Selatan tersebut.

“Ya memang kan HIPMI Sumbar baru menyurati kita pada hari Jumat. Tapi, putusan soal ini belum ada kita bahas sama sekali soal pemimdahan kewenangan musda ini, rencananya hari ini (Minggu 22 Oktober 2017 – red) baru kita bahas, eh ternyata sudah di gelar Musdanya,” ujar Anggawira saat dihubungi media, Minggu malam, 22 Oktober 2017.

Anggawira mengatakan, dalam melaksanakan Musda, harus mengacu kepada aturan yang ada di dalam AD/ART HIPMI dan jangan sekali-sekali membuat peta konflik tersendiri.

Anggawira mengatakan, kalau memang di dalam pelaksanaan Musda yang digelar oleh BPD Sumbar menyalahi aturan. Maka, mereka dari BPP akan mengevaluasi.

“Musda ini memang kewenangan BPD, akan tetapi kita lihat dulu apakah sudah sesuai aturan atau belum. Ya, kalau mereka bilang ada perwakilan dari BPP yang datang ke Solok Selatan itu salah besar. Karena, kita dari BPP belum ada membahas sama sekali polemik yang terjadi pada Musda BPD HIPMI Sumbar ini,” terang Angawira.

Ia kembali menegaskan, BPP HIPMI belum ada respon atas surat Musda lanjutan dari BPD HIPMI Sumbar. Dan dirinya sudah meminta kepada Saifudin untuk tidak ikut ambil bagian dalam Musda tersebut, apalagi mengatasnamakan BPP. Karena, BPP sendiri belum mengambil keputusan.

“Saya sudah minta kepada saudara Saifudin untuk tidak ambil bagian dalam Musda lanjutan BPD HIPMI Sumbar, apalagi mengatas namakan BPP HIPMI, karena kita belum mengambil keputusan terkait persoalan Musda Sumbar ini,” katanya.

“Persoalan ini, akan kami bawa ke BPP untuk di bahas secara terbuka dan transparan dan adil, dalam forum BPP,” sambungnya.

Anggawira menegaskan, semua Musda akan mereka evaluasi di BPP. Bisa jadi, Musda yang telah digelar akan diulang kembali. Karena, dirinya sudah mendengar ada salah satu dari calon ketua umum tidak mengikuti Musda di Kabupaten Solok Selatan tersebut.

Sementara itu, calon ketua umum BPD HIPMI Sumbar Fadly Amran mengaku tidak mengikuti Musda yang digelar oleh BPD HIPMI Sumbar di Kabupaten Solok Selatan. Karena, menurutnya Musda tersebut tidak sah secara aturan karena, bukanlah kewenangan dari BPD HIPMI Sumbar lagi.

“Benar, saya cuman datang menyampaikan surat gugatan saja. Tidak ada mengukuti Musda tersebut. Karena, belum ada putusan dari BPP untuk menggelar Musda lanjutan. Saya sebagai seorang calon mengikuti aturan yang ada dong,” ucap Fadly saat dihubungi media.

Sementara itu, Ketua Umum demisioner Hipmi Sumbar, Zigo Rolanda membantah Musda Hipmi lanjutan di Solok Selatan inkonstitusionil sebagaimana dituduhkan kubu Fadly Amran.

“Biasalah kalau tidak berhasil dinilai sesuatu yang legal salah semua,” ujar Zigo kepada media ini, Minggu 22 Oktober 2017 malam.

Menurut Zigo tidak ada aturan AD/ART dan Pedoman Organisasi (PO) Hipmi yang dilabrak oleh Musda lanjutan Hipmi Sumbar di Solok Selatan.“Tidaklah, Musda konstitusionil sekali, dihadiri Badan Pengurus Pusat (BPP) Hipmi, jika tidak konstitusionil mana mau BPP hadir ke Musda lanjutan,” ujar Anggota DPRD Sumbar dari Partai Golkar ini.

Menurut Zigo Musda lanjutan sudah ketok palu Minggu sore tadi, hasilnya Ketua Umum BPD Hipmi Sumbar Iqra Cisa. “Sore tadi berakhir, Iqra Cisa terpilih sebagai Ketua Umum BPD Hipmi Sumbar,” ujarnya.

Zigo mengajak seluruh kader pengushaa muda untuk kembali bersatu dan bersinergis. “Musda sudah usai, keputusan sudah dilahirkan, saatnya kawan-kawan pengusaha muda Sumbar kembali bergandeng tangan majukan Hipmi untuk jayanya pengusaha muda Sumbar,” ujar Zigo. rilis/Aad