Dikunjungi Wartawan Sijunjung, PWI Pusat: Media Harus Berbadan Hukum dan Penjab-nya Wartawan Utama

286
Wartawan dan Humas Pemkab Sijunjung di kantor PWI Pusat di Jakarta. poto: Ist.

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Rombongan Wartawan Sijunjung, Sumbar, bersama Bupati Sijunjung Yuswir Arifin dan Kabag Humas beserta staf dan Direktur PDAM Sijunjung, Doni Novreidi, Rabu (1/11/2017) mendarat dengan selamat di Bandara Soekarno Hatta.

Rombongan Wartawan yang dikomandoi Kabag Humas Pemkab Sijunjung, Hendri Choa itu bergerak menuju Dewan Pers dan PWI Pusat.

Dibandara, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin, merespon positif study komperatif yang dilakukan parak awak media itu. “Semoga study komperatif itu dapat bermanfaat bagi rekan rekan wartawan dan Humas,” kata Bupati Yuswir Arifin.

Sedangkan Bupati Sijunjung bersama Direktur PDAM ada kegiatan dinas di Kementerian terkait bantuan hibah PDAM.

Wartawan Sijunjung diterima Manager Uji Kompentensi PWI Pusat, Uyun Ahdiyat. Menurut wartawan senior nasional itu, Sijunjung bisa gelar uji kompetensi, tapi tetap koordinasi dengan provinsi.

Saat reformasi media tumbuh subur tapi sebelum tahun 1998 media harus ada SIUP. Tapi di era reformasi bermunculan media dengan pemimpinan redaksi ada tukang ojek dan lain lain. Yang kemudian pemberitaan juga kebablasan. Untunglah ada UU Pers No.40 /1999.

Media yang bisa diajak kerjasama dan memuat iklan yang sudah terdaftar di dewan pers atau yang sudah terverifikasi. “Syarat media harus itu sudah persero terbatas (PT) dengan Pemred-nya sertifikasi utama. Dan, wartawan Indonesia itu tidak beritikad buruk,” kata Uyun.

Kabag Humas Pemkab Sijunjung, Hendri Choa, berharap kedepannya hubungan dengan wartawan tetap terjalin. Mewakili wartawan, Syaiful Husien, juga menyampaikan tentang wartawan dan wartawan bersertifikasi. Saptarius