Lestarikan Budaya, Lisda Rawdha Dianugerahi Penghargaan oleh Pemerhati Fashion Minang

743

JURNAL SUMBAR | Jakarta – Lagi, lagi dan lagi ketua PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni diganjar penghargaan. Kali ini penghargaan tersebut meluncur dari pemerhati fashion Minang pada Indocraft 2017 di JJC Hall Jakarta, Kamis siang (16/11).

Penghargaan yang diberikan kepada Lisda tersebut lantaran dia dianggap tokoh membina pengrajin, mempromosikan dan melestarikan budaya Minangkabau, khususnya dalam konteks berpakaian.

Sejumlah desainer kondang terlibat dalam penjurian kegiatan ini. Diantaranya, Itang Yunaz dan Dewi Motik. Ada banyak tokoh perempuan Minang yang juga mendapat penghargaan serupa, diantaranya penyanyi legendaris Minang Elly Kasim, ketua PKK Provinsi Sumatera Barat Nevy Irwan Prayitno dan sejumlah tokoh perempuan Minang lainnya.

Lisda Hendrajoni saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, sebagai ketua PKK dan ketua Dekranasda dia berkomitmen dan akan terus mengampanyekan busana Minangkabau kepada generasi muda karena budaya dan adat istiadat Minang merupakan asset yang tidak ternilai harganya.

“Dan kita harus menjaga asset budaya kita untuk kita wariskan kepada anak cucu yang akan datang dan agar tidak punah ditelan zaman,” ucapnya.

Perempuan yang aktif dalam berbagai kegiatan itu menuturkan bahwa ia akan berusaha untuk terus mempromosikan busana dan fashion Minangkabau kepada agar kembali populer di tengah generasi muda yang belakangan ini banyak terkontaminasi dengan pengaruh budaya luar yang tentunya bertolak belakang dengan adat istiadat Minangkabau.

“Makanya dalam setiap kegiatan kami selalu mengenalkan busana Minang pada generasi muda dan kaum ibu agar terus lestari dan tidak habis ditelan zaman,” ucap Lisda.

Lisda Hendrajoni adalah sedikit dari sekian banyak ketua PKK yang aktif dan begitu peduli dengan masalah social. Ragam kegiatan dia ikuti dan aktif berkecimpung di berbagai organisasi yang bergerak di pemberdayaan, social dan perempuan.

Kiprahnya itu pula yang membuat Lisda Hendrajoni menjadi langganan. April lalu sebuah lembaga memberikan dia label sebagai Srikandi Indonesia dan beberapa bulan kemudia media nasional, Rakyat Merdeka menyebutnya sebagai manusia bintang. Jefri