Sijunjung Siaga Pasca Kebakaran Mapolres Dharmasraya

483

JURNAL SUMBAR | Sijunjung- Markas Besar Kepolisian Resort (MaPolres) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (12/11/2017) sekitar pukul 03.00 WIB dini hari diserang oleh dua orang yang diduga teroris. Hal ini disikapi dengan sikap siaga oleh seluruh komponen di kabupaten Sijunjung.

Seperti diberitakan banyak media, penyerangan terjadi dengan cara membakar Mapolres Dharmasraya. Peristiwa. Informasi yang berhasil dihimpun Jurnal Sumbar, peristiwa itu diduga terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Sejak pukul 04.00 pagi, kondisi Polres Dharmasraya itu sudah habis terbakar. Bahkan Kasat Reskrim Polres Dharmasraya Ardi Nasution, kepada wartawan membenarkan adanya dugaan pelakunya terorus.

Dikabarkan, dua pelaku diduga teroris pembakar Mapolres Dharmasraya itu tewas di tempat kejadian, dan saat ini telah dilarikan ke RSU Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya.

Sementara Jajaran Polres Sijunjung sejak setahun terakhir selalu siaga dengan pengamanan ketat di Makopolres.

“Kalau kita sudah sejak lama siaga dan melakukan pengamanan ketat di Makopolres, termasuk di Mapolsek dan menggalakan Pos Kamling di nagari-magari,” kata Kapolres Sijunjung, AKBP Haji Imran Amir, SIK, MH, kepada Jurnal Sumbar, Minggu (12/11/2017).

Pemkab Sijunjung di bawah pimpinan Bupati dan Wabup Sijunjung (Yuswir Arifin-Arrival Boy) kini juga mulai tingkatkan kewaspadaan.

“Kita harus tingkatkan kewaspadaan atas tamu yang datang, termasuk di pintu gerbang masuk dan keluar kantor. Semua instansi harus saling waspada terhadap tamu-tamu yang tak dikenal,” kata Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin dan Wabup Sijunjung, Arrival Boy kepada Jurnal Sumbar, Minggu (12/11/2017).

Bahkan kata bupati, pos kamling di nagari-nagari harus diaktikan. “Kita berharap semua kepala jorong, walinagari dan camat sebagai garis depan di tengah masyarakat untuk saling berkoordinasi dan meningkatkan kewaspadaan terutama bagi tamu yang tak dikenal,” tambah Wabup Arrival Boy. Saptarius