Banjir dan Hujan di Sawahlunto, Jalan Longsor, Sawah Penduduk Porakporanda

947

JURNAL SUMBAR | Sawahlunto – Sejak Sabtu (9/12/2017) sore hingga Minggu (10/12/2017) dini hari Kota Sawahlunto diguyur hujan lebat. Akibatnya sejumlah anak sungai di “kota kuali” itu meluap. Bahkan sejumlah jalan pun longsor dan sawah penduduk porakporanda.

Seperti halnya yang terjadi pusat kota. Dam Sungai Batang Lunto yang berada persis depan Taman Koncek Kelok “S” itu terban dan lonsor akibat hujan lebat yang terjadi itu. Tak ayal, akses jalan propinsi itu pun terganggu.

“Akses jalan propinsi ini perlu penanganan serius dan cepat. Apalagi jalan priponsi ini, jalan yang melintasi pusat kota. Kondisi jalan kritis ini sebuah ancaman serius terhadap badan jalan provinsi yang melintas pusat kota Sawahlunto,” kata Subandi salah seorang warga Kota Sawahlunto dalam akun facebooknya, Minggu (10/12/2017).

Disebutkannya, kalau tidak ditangani segara maka akibatnya sangat patal mengingat jalan ini satu satunya yang layak untuk dilintasi kendaraan truck dan angkutan barang berat lainya,” tambah Subandi yang juga wartawan senior di Sawahlunto itu.

pBahkan kata Subandi, terkait bencana lonsor tersebut, pihak PU Sawahlunto telah berkoordinasi dengan pihak provinsi. Direncanakan, Senin (11/12/2017) besok akan ditinjau langsung oleh pihak PU Provinsi.

Seperti dilaporkan Delvia STR Wartawati dari Kota Sawahlunto, akibat hujan deras dan banjir tersebut sejumlah sawah penduduk di Dusun Koto, Desa Telago Gunung, Kecamatan Barangin, porakporanda akibat dihantam banjir.

Kerugian yang diderita warga mencapai puluhan juta rupiah. Kondisi sawah tersebut ada yang baru ditanam, ada yang baru mulai berisi. Warga berharap adanya perhatian pemerintah untuk meringankan beban penderitaan warga yang terkena musibah. Delvia STR