Di Kampung Adat, Ketua Bhayangkari Sijunjung Belajar Menenun

250

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Tak kenal maka tak sayang dan tak sayang maka tak cinta. Setidaknya ini pula mendasar bagi Ketua Bhangkari Polres Sijunjung, Ny. dr. Hj. Yolla Giovanna Imran berkunjung ke Kampung Adat Sijunjung. Bahkan philosofi tuntutlah ilmu hingga ke negeri China juga menjadi motivasi bagi istri Kapolres AKBP. H. Imran Amir, SIK, MH ini belajar menenun.

Betapa tidak, dikawal Kapolsek Sijunjung, Iptu Polisi Yaddi Purnama, SH, Sabtu (30/12/2017) jelang pergantian akhir tahun ketua Bhayangkari Sijunjung itu bertandang ke Perkambungan Adat Sijunjung bersama rombongan ibu-ibu Bhayangkari dan juga ketua Ranting Bhayangkari Sijunjung, Ny. Yus Yaddi Purnama.

Diperkambungan adat itu, Ketua Cabang Bhayangkari Polres Sijunjung, Yolla Giovanna beserta rombongan itu disambut dengan cara adat di rumah adat Suku Melayu.

Selain Kapolsek Sijunjung Iptu Polisi Yaddi Purnama, SH beserta anggota dan Camat Sijunjung, Khalfian, S.Sos, rombongan Ketua Bhayangkari itu juga disambut dan didamping Ketua Ranting Bhayangkari Sijunjung, Ny. Yus Yadd Purnama beserta Bhayangkari.

Sesampai di rumah adat Suku Melayu rombongan langsung ditawari makan siang bersama, selanjutnya istirahat dan sholat Ashar.

Usai sholat Ashar, rombongan kemudian melihat cara menenun songket yang langsung diperagakan oleh pengrajin tenun Suku Melayu di perkampungan adat Sijunjung, serta melihat dan mencicipi hasil kuliner khas yg langsung dibuat oleh warga Perkampungan Adat Sijunjung.

Tak kalah serunya, ketika Ketua Cabang Bhayangkari Polres Sijunjung, Yolla Giovanna Imran Amir mendapat kesempatan belajar cara menenun songket. Tak disangka, ternyata ibu dari tiga anak istri dari sang Kapolres Sijunjung itu pintar menenun kiranya.

Semua mata melotot dengan lembutnya sang dokter yang ramah itu memain jari jemarinya dalam cara menenun. Bahkan Kapolsek Sijunjung, Iptu Yaddi Purnama dan Camat Sijunjung Khalfian juga terkesima dan terpesona melihat Ketua Bhayangkari Sijunjung itu menenun.

“Wah, luar biasa, ternyata ibuk ketua Bhayangkari pintar menenun,” kata kapolsek dan camat Sijunjung kagum.

Tak hanya itu, di Perkampungan Adat itu, kegiatan dilanjutkan dengan shooting tari Minang yang langsung diperagakan oleh Bhayangkari bersama dengan Sanggar Tari Putri Junjung didepan tugu perkampungan adat Sijunjung.

Usai kegiatan, kemudian rombongan berphoto bersama di depan Tugu Perkampungan Adat dan seterusnya rombongan kembali ke Polres Sijunjung dilepas oleh Kapolsek beserta Ketua Bhayangkari ranting Sijunjung. Saptarius