Jalan Sudah Mulus, Hendrajoni: Inderapura, Tapan dan Lunang Silaut Akan Tumbuh Jadi Pusat Perekonomian Baru

1316
Salah satu bagian jalan nasional ruas Inderapura-Tapan di Pesisir Selatan yang baru selesai dikerjakan. Ist.

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat terus berbenah. Dibawah kepemimpinan Bupati Hendrajoni, sejumlah pembangunan infrastruktur di berbagai sektor dipacu agar kabupaten tersebut dapat mengejar ketertinggalan dari daerah lain.

Daerah yang begitu luas dan memanjang dari utara ke selatan memaksa Hendrajoni untuk berfikir keras agar pembangunan tidak bertumpuk di satu kawasan saja. Tapi dapat merata dan berkeadilan, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan hadirnya pemerintah ditengah mereka.

Akhir tahun 2017 ini jalan dari Indrapura-Tapan sepanjang belasan kilometer telah selesai diperbaiki. Kondisi Jalan tersebut kini menjadi lebar dan mulus. Jalan raya yang menghubungkan Sumbar dengan Bengkul itu merupakan urat nadi masyarakat setempat yang perekonomiannnya bertum pada sektor pertanian dan perkebunan.

Bupati Hendrajoni menuturkan dengan selesainya pembangunan jalan tersebut dan telah dibangun fasilitas umum lainnya seperti RSUD dan rehab pasar Tapan, maka kawasan tersebut akan menjadi mandiri, maju dan berkembang.

Hendrajoni yakin daerah Indrapura, Tapan dan Lunang akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Pesisir Selatan di kawasan selatan.

“Dengan selesainya pembangunan jalan nasional Indrapura-Tapan ini akan memacu perekonomian masyarakat setempat. Dan kawasan selatan menjadi mandiri karena RSUD pratama dan pasar semi modern juga telah selesai dibangun,” ucap Hendrajoni, bupati Pesisir Selatan yang baru-baru menerima penghargaan tujuh bupati terbaik versi seven media.

Ketua DPD PAN itu memaparkan bahwa dibawah kepemimpinannya pembangunan Pesisir Selatan berbasis ekonomi kerakyatan. Georafis dan potensi masing-masing kawasan menjadi perhatian dan konsep pembangunan yang berkesinambungan dan berkeadilan.

“Pemerintah membangun sesuai dengan potensi masing-masing daerah. dan pada masing-masing daerah itu potensinya berbeda-beda. Mulai dari pariwisata, pertanian, perkebunan, perdagangan dan lain-lain,” papar Hendrajoni kepada media ini.

“Nah, pemkab mencari formula yang tepat agar pembangunan efektif, berkesinambungan dan berkeadilan itulah konsep ekonomi kerakyatan,” sambung dia.

Selain Jalan Indrapura-Kambang, saat ini juga tengah dikerjakan ruas jalan Kambang-Indrapura. Kedua paket pembangunan jalan itu merupakan proyek Dirjen Bina Marga yang anggarannya bersumber dari APBN.

Jalan Indrapura-Tapan menelan anggaran 129 miliar. Sedangkan jalan Indrapura-Kambang yang saat dalam proses pengerjaan menghabiskan anggaran 358 miliar. Dua-duanya bersumber dari APBN.

“Jika pembangunan Kambang-Indrapura juga selesai. Wahh.. Pesisir Selatan akan setara dengan kabupaten-kabupaten maju di Indonesia,” pungkas Hendrajoni yang Minggu lalu dianugerahi sebagai bupati yang peduli HAM. Jefri