Kerja Sama dengan TP PKK Pessel, Saleema Foundation Kucurkan Paket Bantuan Bagi Masyarakat Miskin

327
Penandatanganan kerja sama Saleema Foundation dengan TP PKK Pessel. Ist.

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Direktur LSM asal Amerika Serikat Saleema Foundation, DR. Emad Hamdan menandatangani kesepakatan dengan ketua PKK Pesisir Selatan Lisda Hendrajoni, terkait dengan sejumlah kegiatan yang akan dilakukan di kabupaten yang berjuluk Negeri Sejuta Pesona tersebut.

Adapun poin-poin kerja sama di bidang perumahan, sanitasi, penanganan gizi buruk dan pemberdayaan masyarakat. Penandatanganan paket bantuan sosial tersebut dilakukan di kantor bupati Pesisir Selatan, Painan dan disaksikan langsung oleh Bupati Hendrajoni.

“Alhamdulillah kita sampai di tahap pengerjaan dari sekian lama waktu untuk melengkapi sejumlah persyaratan,”kata Lisda Hendrajoni mengungkapkan kebahagiaanya usai penandatanganan naskah kerja sama tersebut.

Lisda bercerita dari awal membangun komunikasi dengan pihak Saleema Foundation sekitar pertengahan tahun lalu. Dia dan timnya membuat proposal dengan mengajukan 200 unit rumah untuk dibedah.

Saleema Foundation menjawab proposal Lisda dengan berkunjung ke Pesisir Selatan untuk meninjau kondisi dan situasi apakah sesuai dengan proposal yang ditulis oleh ketua PKK itu.

“Kunjungan pertama itu Saleema langsung menyetuji. Mereka datang ke Pessel dan mereka waktu itu juga memberikan bantuan paket sembako, bantuan untuk gizi buruk dan kipas angin,” ucap ketua Ikatan Pengusaha Muslimah (IPEMI) Sumatera Barat itu.

Lisda Hendrajoni memaparkan, katanya Saleema Foundation menyetujui renovasi 200 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Dan dari 200 unit itu, sambung Lisda pihak Saleema akan memulai membdah 11 unit rumah pada bulan ini dan 40 unit rumah di bulan Januari 2018.

“Jadi Saleema akan membedah 51 unit rumah dalam dua bulan ini. Desember ini 11 unit, dan Januari nanti 40 unit,”jelas mantan pramugari presiden itu.

Tidak hanya itu, kata Lisda, Saleema juga akan membantu warga yang menderita gizi baru dan paket sembako selama setahun.
“Ada 11 penderita gizi buruk yang akan dibantu Saleema selama setahun dan bantuan paket sembako juga untuk 11 kk,” sambung perempuan yang pernah dianugerahi gelar manusia bintang tersebut.

Kemudian, sambung dia, di bidang pemberdayaan LSM non profit yang bemukim di Texas, Amerika Serikat itu juga akan membantu masyarakat kurang mampu dengan memberikan bantuan modal kerja, bibit ayam petelur, ikan dan bibit tanaman.

“Nah pemberdayaan masyarakat juga akan dibantu Saleema. Ini merupakan program padat karya untuk memberantas kemiskinan. Saleema berjanji akan membantu modal usaha, bibit ayam, ikan dan bibit tanaman,”terang Lisda.

Lisda pun mengaku bersyukur program yang tengah berjalan mendapat perhatian dari komunitas Internasional dan kemudian ikut andil membantu.Mayoritas masyarakat juga menanggapi positif setiap kegiatan yang dilakukan Lisda Hendrajoni. Tapi ada juga sedikit yang berkomentar negatif.

Namun bagi dia hal itu akan menambah motivasinya untuk terus berbuat kepada masyarakatnya. Bagi Lisda motif agung kegiatan yang dia lakukan itu agar masyarakatnya hidup sejahtera dan tinggal di rumah yang layak

“Tanggapan orang kita jadikan vitamin agar terus semangat untuk berbuat. Dan yang terpenting masyarakat saya tinggal dirumah yang layak dan mereka sejahtera. Itu niat saya yang utama,” demikian Lisda Hendrajoni. Jefri