Safari Subuh, Cara Walikota Ali Yusuf Serap Aspirasi Warga Sawahlunto

284
Walikota Ali Yusuf bersama Saptarius Wartawan Jurnal Sumbar. (Ist.)

JURNAL SUMNAR | Sawahlunto – Sosok Ali Yusuf sepertinya sudah begitu melekad bagi warga Kota Sawahlunto. Betapa tidak, karena Ali Yusuf adalah Walikota Sawahlunto yang lekad dan merakyat tanpa membedakan kasta atau golongan.

Untuk mengetahui daerahnya, banyak cara dilakukannya guna menjemput aspirasi warganya. Lebih lengkapnya, simak loporan Saptarius Wartawan Madya dari Jurnal Sumbar di Kota Sawahlunto.

Senin (25/12/2017) pagi saat Jurnal Sumbar menyambangi rumah dinas Walikota Sawahlunto persis di kelok ‘S’ banyak cerita yang didapat dari sosok Ali Yusuf. Dengan ramah ia menerima Jurnal Sumbar, termasuk mengajak makan siang bersama keluarganya.

Dari bincang santai itu, Ali Yusuf pun menceritakan program ‘Safari Subuh’ yang dilakukannya sejak beberapa waktu belakangan. Bahkan dia mengintensifkan program safari subuh itu di Kota Sawahlunto.

Siang itu, hujan yang turun tak begitu lebat, Ali Yusuf pun berkisah soal program pembangunan yang dilakukannya di Kota Sawahlunto, termasuk program ‘Safari Subuh’ nya, untuk ke masjid, bersafari menunaikan shalat Subuh berjamaah di masjid.

“Shalat Subuh berjamaah merupakan program kota, mewujudkan masyarakat Sawahlunto religius. Sebagamana visi kota yang tertuang dalam RPJMD 2013-2018 terwujudnya masyarakat Kota Sawahlunto yang produktif, mandiri, religius, sejahtera dan pemerintah yang melayani,” ucapnya Ali Yusuf dengan ramah menerima kehadiran kru Jurnal Sumbar.Com.

Disebutkannya, shalat Subuh berjamaah itu dilaunching dan di resmikan pada tanggal 1 Muharram 1438 H lalu. Untuk memfollowup dari Subuh berjamaah itu, dibentuk empat tim safari untuk meninjau seluruh masjid yang ada di kota Sawahlunto.

“Yang jelas, tujuannya untuk melihat sejauh mana kepedulian masyarakat melaksanakan shalat Subuh berjemaah di masjid tanpa memberi tahu kepada masyarakat sebelumnya.

Menurut putra kelahiran Talawi Sawahlunto, 11 Mei 1970, shalat Subuh berjemaah ini dimulai dari diri sendiri, kemudian orang tua, lalu orang tua mengajak anak mereka bersama-sama shalat berjamaah di masjid.

Menurut Ali Yusuf yang juga mantan Ketua DPRD Sawahlunto, Safari Subuh yang dilakukannya saban hari itu, bertujuan untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat yang menginkan pemerintahan kota untuk dapat membatu masyarakat.

Dengan kesibukanya, bapak tiga anak itu justeru mengaku hanya tidur 4 jam sehari. Meski begitu, ia tetap sehat dan itu semua demi melayani masyarakatnya. “Saya tidur hanya empat jam dan banyak melakukan aktivitas. Alhamdullah saya diberikan kesehatan meskipun banyak melakukan pekerjaan dan berolah raga,” kenang walikota yang merakyat itu.

Menyinggung soal Pilkada 2018 di Kira Sawahlunto, ia mengaku siap untuk melanjutkan pembangunan dan merneruskan bersama Ismed. Jika di daerah lain pasangan banyak pecah kongsi, namun tidak baginya. Ali Yusuf-Ismed malah siap diusung Partai PKS PKPI, Golkar, PKB dan Gerindra serta beberapa partai lainnya. Saptarius