Berkas Lengkap, Warga Padang Antusias Sambut Pendaftaran Mahyeldi-Hendri

108
Pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota Padang, Mahyeldi dan Hendri beserta isteri saat pendaftaran di KPU Padang. Ist.

JURNAL SUMBAR | Padang – Pasangan Calon (Paslon) usungan PKS dan PAN, Mahyeldi Ansyarullah-Hendri Septa resmi mendaftar ke KPU Padang, Rabu 10/1 siang tadi.

Berkas pendaftaran Mahyeldi-Hendri diterima KPU dan lengkap berkas lengkap, kata pasangan ini menunggu penetapan pasangan calon Pilkada Padang 2018.

“Allhamdulillah prosesi pendaftaran berjalan lancar dan sukses, terima publik Kota Padang sangat luar biasa,” kata Fungsionaris DPW PAN Sumbar, Muhayatul Chaniago, Rabu sore kepada media.

Mahyeldi dan Hendri selain didampingi istri juga diantar oleh petinggi kedua Parpol pengusung, juga terlihat saat iring-iringan dan pendaftaran orang tua Hendri Septa yang juga anggota DPR RI, Asli Khaidir.

Bahkan prosesi pendaftaran juga terasa sejuk karena Mahyeldi-Hendri mendaftar diiringi alunan kesenian qasidah.

“Selanjutnya tugas kita adalah bagaimana memenangkan pasangan calon ini dengan menjunjung tinggi nilai nilai etika dan meninggikan akhlak dalam berpolitik,” ujar Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar ini.

Menurutnya, bagaimanapun kerasnya percaturan pemenangan masing masing pasangan calon nantinya, yang pasti nilai-nilai akhlak politik harus tetap terjaga agar Pilwako Padang berjalan aman dan lancar sehingga kedepan Padang punya sosok pemimpin yang intelektual, religius serta menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak

“Politik, satu hal harus kita ingat pemimpin harus mempertanggungjawabkan kepemimpinanya dunia dan akhirat,” ujar putera Pesisir Selatan ini.

Muhayatul mengajak kepada semua kader PAN, PKS dan simpatisan pemenangan Paslon MAHYELDI-HENDRI SEPTA ini.

“Jangan sampai menghalalkan segala cara, lakukanlah sosialisasi kepada pemilih dengan cara yang baik dan beretika, jangan ada unsur pemaksaan dan cara-cara yang tidak baik lainnya,” ujar Muhayatul.

Dalam berkompetisi pemenangan ini kata Muhayatul harus tetap memperhatikan nilai ketauhidan bahwasanya kekuasaan itu adalah amanah dari Allah dan akan di pertanggungjawabkan.

“Kedua nilai nilai ubudiyah, pada dasarnya manusia diciptakan Allah adalah untuk beribadah kepada Allah, sehingga dalam kepemimpinan Paslon ini nantinya mampu menghadirkan nilai kebaikan bagi Kota Padang,”ujarnya.

Lalu ketiga nilai kemaslahatan, bahwa tujuan berpolitik itu bukan hanya semata-mata kekuasaan tapi yang terpenting adalah bagaimana mengwujudkan kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat yang di pimpinnya.

“Terakhir saya sampaikan mari kita usaha semaksimal mungkin memenanangkan pasangan MAHYELDI-HENRI SEPTA untuk kota Padang yang labih baik dan berkemajuan, dan jangan lupa kepada Allah SWT pemilik segala sesuatunya dan bermohonlah kepada Allah agar perjuangan ini di ridhai Nya,” ujarnya. rilis / rian tribun sumbar