Bhabinkamtibmas Pematang Panjang Sijunjung Sukses Damaikan Pertikaian Batas Tanah

346

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Luar biasa. Buah kerja keras Bhabinkamtibmas, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, Aipda Tantawi sebagai pemberi solusi dalam pemecahan masalah menuai hasil yang positif.

Hal itu terkait soal adanya pertikaian di daerah kerjanya sebagai Bhabinkamtibmas berhasil diredam bersama masyarakat.

Buktinya kedua belah pihak yang bertikai soal batas tanah itu sudah berhasil menyepakati jalan keluar permasalahannya. Itu pun tidak lepas dari pendekatan yang dilakukan Bhabinkamtibmas.

Hal itu ditandai dengan digelarnya acara jamuan Ninik Mamak Nagari Pematang Panjang dengan istilah “Mambayia Adat dan Manatiang Tanah” yang digelar pada Jumat (19/1/ 2018) pada pukul 13.30 WIB seperti dirilis Humas Polres Sijunjung.

Sebelumnya dua belah pihak yang bertikai itu, yakni antara Asnidar dengan Darmilis yang merupakan saudara kandung. Mereka mempermasalahkan batas tanah yang mereka tempati. Atas persuashif yang dilakukan Bhabinkamtibmas, suasana pun mencair dan ditempuh jalan musyawarah dan mupakat.

“Putieh hati bak keadaan, putieh kapeh dapek diliek” maka digelarlah musyawarah mupakat yang dihadiri, Wali Nagari Pematang Panjang, April Marsal Dt. Ph. Sati., Ketua KAN Dt. Bandaro Nan Kuniang, Ketua BPN Masril Chan, Ketua MUI Mustatir Spdi, Bhabinkamtibmas Aipda Tantawi, serta Ninik Mamak, Mamak Rumah dan Kepala Jorong se Nagari Pematang Panjang.

“Ninik Mamak Suku Caniago Dt. Sinaro Nan Putiah menjamu Ninik Mamak Nagari Pematang Panjang, dalam rangka Membayar Adat dan Manatiang Tanah, dengan maksud Kemenakan Dt. Sinaro Nan Putiah dalam suku Caniago atas nama Asnidar dan Darmilis (adik kakak) meminta tanah kepada Ninik Mamak suku Patopang Usaw yaitu J. Lintang Sati, yang dilaksanakan di rumah Darmilis,” jelas Aipda Tantawi.

Dalam acara tersebut, Ninik Mamak Patopang Usaw berwasiat yaitu, “selagi Gagak berwarna hitam, selagi air mengalir ke hilir dan selama dunia takambang disilakan pakai tetapi jangan dijual”, cuma itu sarat yang diberikan, selanjutnya Asnidar dengan Darmilis jangan sampai terjadi salah paham atau perselisihan dikemudian hari, itu saran dan nasehat dari Ninik Mamak Pematang Panjang yang hadir. Rilis/Saptarius