Bupati Hendrajoni Turun Langsung Redam Kisruh Pukat Harimau di Muaro Kandis Punggasan

638
Bupati Hendrajoni didampingi Kapolres dan kepala OPD saat meninjau jaring pukat harimau yang diamankan nelayan Muaro Kandis Punggasan. Ist.

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Terkait kisruh operasi kapal pukat harimau antara nelayan Nagari Muaro Kandis Punggasan dengan nelayan Muaro Gadang Air Haji di kecamatan Linggo Sari Baganti, Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni turun langsung ke lapangan untuk mencari solusi penyelesaiannya.

Kunjungan Bupati Hendra tersebut didampingi Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Fery Herlambang, S.IK dan Kepala OPD terkait.

“Kedua belah pihak saya harapkan bisa menahan diri, dan kembali duduk bersama menyelesaikan permasalahan ini,” ungkap Hendrajoni melalui rilis yang diterima Jurnal Sumbar, Selasa sore (23/1-2018).

Lebih lanjut Bupati menginstruksikan Camat dan OPD terkait untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan.

Di lain pihak, masyarakat Muaro Kandis Punggasan memuji gerak cepat Bupati Hendrajoni dalam menindaklanjuti permasalahan ini. Mereka berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara tegas dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Penyelesaian permasalahan antara kedua belah pihak hendaknya bisa diselesaikan secara kekeluargaan,” harap Bupati.

Karena ada keperluan dinas lain, Bupati Hendrajoni tidak bisa lanjut meninjau awak kapal pukat harimau di Air Haji.

“Yang ke Air Haji Bapak Kapolres, karena Bapak Bupati harus segera balik ke Painan,” sebut Wendi, Kabag Humas Pemkab Pessel via Ponselnya.

“Insya Allah masalah ini bisa selesai dengan damai,” ujar Wendi mengakhiri.

Seperti diketahui, tadi pagi terjadi lagi aksi spontan nelayan Muaro Kandis Punggasan terhadap operasi kapal pukat harimau di sana. Nelayan memburu kapal-kapal pukat harimau tersebut ke tengah laut, dan terjadi perang batu. Satu unit jaring pukat harimau diamankan nelayan sebagai barang bukti. Rilis/Enye