Cegah Ujaran Kebencian, Polsek Lubuktarok Sijunjung akan Razia HP di Sekolah-sekolah

247

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Jajaran Polisi Sektor (Polsek) Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat akan merazia pelajar yang membawa handphon (HP) ke sekolah.

Razia itu dilakukan menyusul banyak pelajar di Kecamatan Lubuktarok membawa HP disaat jam sekolah. Dan, HP diduga dijadikan sebagai jejaring media sosial (Medsos) untuk menyebar kebencian dan menyulut pertikain.

“Nah, dasar ini pula kita bersama pihak sekolah merencanakan akan melakukan razia HP bagi kalangan siswa yang membawa HP ke sekolah. Sasarannya ke sekolah SMP, SLTA termasuk ke sekolah SD yang ada di wilayah hukum Polsek Lubuktarok,” kata Kapolsek Lubuktarok, Iptu Polisi Syafruddin Arief didampingi Kanit Binmas Bripka Ahmad Sopan, Bhabinkamtibmas Nagari Lubuktarok, Doni Saputra dan Kanit Sabhara, Bripka Iswahyudi kepada Jurnal Sumbar, Senin (8/1/2017) pagi.

Ditegaskan kapolsek, tugas pelajar adalah belajar dan bukan untuk bermain HP dan bermain facebook di jejaring Medsos.

“Belakangan ini memang marak terjadi pelajar menggunakan HP salah kaprah membuat status kebencian yang menyulut pertikaian. Untuk menghindari terjadi penyalagunaan HP dikalangan pelajar itu, maka kita akan mekakukan razia HP terhadap para pelajar,” tegas perwira polisi yang merakyat itu.

“Nah, untuk menghindari terjadinya salah penggunaan handphone (HP) di jejaring media sosial (medsos) yang bisa menyebar kebencian dan salah penggunaan di kalangan pelajar itulah kami akan melakukan razia,” jelas Iptu Polisi Syafruddin Arief.

Kapolsek juga minta ada pengawasan dari orangtua untuk tidak memberi izin bagi anaknya membawa HP ke sekolah.

“Peran orangtua dalam membina anaknya untuk tidak membawa HP disaat jam sekolah juga sangat dominan. Untuk itu kita juga menghimbau agar para orangtua melarang anaknya tidak membawa HP di saat sekolah. Karena siswa di sekolah tugasnya belajar dan belajar,” tegas kapolsek.

Belum lama ini, ulah ‘nyanyian’ tak senonoh di akun facebook nyaris membuat antar anak muda “cakak” banyak di Lubuktarok. Untungnya jajaran Polisi Sektor (Polsek) Lubuktarok, dan Walinagari Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Sumbar, cepat tanggap dan berhasil meredam “cakak” banyak tersebut. “Itu pun disebabkan HP,” tambah kapolsek lagi. Saptarius