Dekranasda Sijunjung Fasilitasi 70 Pengrajin Bordir Ikuti Diklat

198

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Dekranasda Kabupaten Sijunjung bersama BDI Kota Padang dan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM (Dagperinkop dan UKM) Kabupaten Sijunjung menggelar diklat 3 in 1 pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual di Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Selasa (16/1)

Pelatihan yang laksanakan selama 21 hari, mulai dari Selasa (16/1) hingga Senin (5/2) mendatang diikuti oleh 70 perajin bordir pemula dari enam nagari, yakni Nagari Tanjung Bonai Aur, Tanjung Bonai Aur Selatan, Kumanis, Muaro, Solok Amba dan Nagari Limo Koto.

Acara yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung Ny. Endra Yuswir Arifin, Kepala Dinas Dagperinkop & Ukm, Em Yasri, Kepala BDI Padang Hendro Kuswanto, Anggota DPRD Kabupaten Sijunjung Sarijal ini berjalan dengan lancar.

Kepala BDI Padang, Hendro Kuswanto berharap jajaran Pemkab Sijunjung dan Dekranasda terus berupaya mendorong kemajuan industri kerajinan, khususnya bagi perajin bordir.

“Kami berharap, para perajin terus dibina sehingga mampu bersaing dengan hasil kerajinan dari Provinsi Sumatera Barat,” harap Hendro Kuswanto.

Ketua Dekranasda Kabupaten Sijunjung, Ny. Endra Yuswir Arifin menyatakan siap mendukung dan membantu program-program pro rakyat.

Apalagi, sambung Endra Yuwir, pelatihan industri kreatif ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Insya Allah, selaku mitra BDI di pemerintah daerah kami bersama pengurus siap mendukung,” ujarnya.

Endra Yuswir juga berharap, BDI Padang terus memprogramkan kegiatannya secara berkelanjutan, termasuk pengalokasian anggaran. rilis/Andri