Di Muaro Kandis Punggasan, Kapal Pukat Harimau Ditangkap dan Dibakar Massa

1743
Masyarakat terlihat ramai di pantai Muaro Kandis Punggasan melihat kapal Pukat Harimau yang dibakar massa. Net.

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Awal tahun 2018, di Muaro Kandis Punggasan, kecamatan Linggo Sari Baganti, kabupaten Pesisir Selatan, provinsi Sumbar terjadi penangkapan dan pembakaran kapal pukat harimau. Masyararakat berinisiatif menangkap kapal lampara dasar itu dan orangnya diserahkan ke Polsek setempat, dan kapalnya dibakar massa.

Itulah informasi yang berhasil dihimpun Jurnalsumbar.com dari beberapa sumber. Di laman fesbuk Syahyuti dan Syafrul Pance terpampang beberapa poto kumpulan massa di pinggir pantai dengan kapal terbakar. “Karena aparat tidak bisa bertindak tegas, masyarakat sepakat menangkapnya sendiri,” sebut seorang sumber.

Dari sebuah sumber disebutkan, masyarakat sudah tidak tahan melihat kapal pukat harimau beroperasi di daerah mereka. “Dengan inisiatif sendiri, tadi pagi masyarakat menangkap dua unit kapal pukat harimau, dan orangnya diserahkan ke Polsek Linggo Sari Baganti,” sebutnya. “Dan, kapalnya dibakar oleh massa,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Pesisir Selatan sudah bertekat memberantas kapal pukat harimau tersebut. Hal tersebut ditegaskannya di hadapan masyarakat Muaro Kandis Punggasan waktu berkunjung ke sana beberapa waktu lalu. Hendrajoni juga akan menyikat oknum-oknum yang membekinginya.

Seperti diketahui, seratusan kapal pukat harimau sudah lama beroperasi di kawasan pantai kecamatan
Air Pura, Linggo Sari Baganti dan Ranah Pesisir. Walau sudah sering ditangkap, kapal pukat harimau asal Air Haji itu malah makin banyak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait. Enye