Heboh, Ada Anak Pejabat Sijunjung Terima Beasiswa PIP SMU

347

JURNAL SUMBAR | Sjunjung – Heboh. Penyaluran bantuan beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) di Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat, disinyalir tak sesuai sasaran. Yang menerima bantuan PIP itu dikabarkan justeru banyak dari kalangan anak beberapa pejabat yang mestinya tidak boleh diberi. Kenapa bisa dapat? Siapa yang salah?

“Di Sijunjung, penyaluran dana beasiswa untuk siswa SMU ada masalah di lapangan. Karena, data penerima tidak sampai kepada yang berhak menerima,” sebut sebuah sumber penting kepada Jurnal Sumbar, Jumat (12/1/2018) di Muaro Sijunjung.

Tak tercapainya sasaran bantuan PIP untuk anak SMU di Sijunjung itu diduga pengambilan data asal jadi tanpa seleksi data siswa alias main comot.

Dikabarkan, data-data itu diambil oknum dewan di sekolah SMU penerima PIP. Parahnya lagi, bantuan PIP untuk SMU itu justeru banyak atas nama anak oknum pejabat.

Terkait soal itu, Kepala Dinas Pendidikan Sijunjung, Ramler, SH kepada Jurnal Sumbar, Jumat (12/1/2018) melalui telepon selularnya justeru mengaku tidak tahu. “Yang tahu saya PIP untuk siswa SD dan SMP,” jawabnya singkat.

Tapi, Wakil Bupati Sijunjung, Arrival Boy yang dihubungi Jurnal Sumbar, Jumat (12/1/2018) juga mengakui menerima informasi tersebut.

“Saya memang dengar soal informasi bantuan dana PIP tersebut diduga tidak tepat sasaran,” kata Arrival Boy.

“Jika informasi itu benar, itu jelas sudah salah. Masa iya ada anak pejabat dapat bantuan PIP,” kata Ketua DPD Partai Golkar Sijunjung itu heran.

Anggota DPRD Sijunjung, Sarikal juga tak menapik soal rumor tersebut. “Memang benar ada anggota dewan (DPR RI) meminta data ke tiap sekolah, sayangnya pihak sekolah asal kirim. Mana pula ada yang tahu anak pejabat maupun anak kadis atau anak bupati,” kata Sarikal juga akui tak capai sasaran bantuan PIP kepada Jurnal Sumbar, Jumat (12/1/2017) malam. Saptarius