Kolaborasi dengan Program Bedah Rumah, Dinas Pangan Pesisir Selatan Salurkan Bantuan Penanggulangan Gizi Buruk

330

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Dinas Pangan Kabupaten Pesisir Selatan prioritas bantuan untuk 74 keluarga kurang mampu sebagai penerima bantuan gizi buruk dan kurang gizi tahun 2018. Rencana realisasinya sesuai dengan hasil survei dalam menjaga ketersedian pangan di daerah tersebut.

“Total anggarannya Rp300 juta dengan bentuk batuan ternak bebek, bibit tanam dan lainnya. Target ini kita realisasikan berdasarkan hasil survei di lapangan,” sebut Kadis Pangan Pesisir Selatan, Alfis Basyhir di Painan, (18/1-2018).

Menurut Alfis Bahsyir, penyerahaan bantuan penerima bantuan gizi buruk dan kurang gizi ini digandeng dengan program bedah rumah TP-PKK Pessel. Sejauh itu, sepanjang 2017 lalu Dinas Pangan merealisasikan bantuan gizi buruk dan kurang gizi sebanyak 11 keluarga berupa bantuan ternak bebek.

“Sinkronisasi dengan program bedah rumah Ibu Ketua TP-PKK kita, realisasi tahun 2018 ditambah menjadi 74 sesuai dengan anggaran yang kita usulkan,” jelasnya.

Menurutnya, peningkatan program bantuan gizi buruk dan kurang gizi di daerah itu, sesuai dengan visi-misi Bupati Pesisir Selatan guna mensejahterakan masyarakat dari ketersedian pangan. Ketika penyerahan bantuan diserahkan, maka secara bertahap solusi penderita gizi buruk dan kurang gizi bisa diatasi.

“Untuk gizi buruk dan kurang gizi ini, kita sinkronkan dengan data dari Dinas Kesehatan. Kalau masyarakat bisa dengan serius mengelola bantuan ini, pasti akan bermanfaat terutama untuk pangan sendiri,” terangnya.

Lanjutnya, selain memprioritaskan penerima bantuan gizi buruk dan kurang gizi, pihaknya juga mengawasi ketersedian pangan sepanjang 2018, diantaranya dengan mencadangkan stok pangan 40,5 ton beras dengan surplus hasil pangan 2017.

“Kebutuhan pangan di daerah kita selama ini sangat cukup. Jadi sesuai dengan surplus hasil pangan 2017, stok cadangan kita disediakan 40,5 ton beras untuk mengatasi gagal panen dan persediaan korban bencana alam,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua TP PKK Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Rawdha berharap ada pelatihan dan pembinaan yang memadai dan pengawasan maksimal supaya apa yang diupayakan ini dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat penerima bantuan.

“Diharapkan usulan kami dapat dikabulkan untuk bantuan yang sama pada tahun 2018 ini,” harap Lisda. Rega Desfinal

Keluarga yang dibantu Dinas Pangan dan TP PKK Pessel.