Pasca Bencana, Jalan Muaro – Silokek Sijunjung akan Diresmikan Kepala BNPB

Jurnal Sumbar

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Pemerintah Kabupaten Sijunjung terus melakukan persiapan yang matang  untuk menyambut kunjungan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Williem Rampangilei.

Kunjungan, Williem Rampangilei bersama rombongan BNPB Pusat untuk meresmikan ruas jalan Muaro – Silokek pasca bencana longsor Mei 2017 lalu.

Untuk memastikan kesiapan, Bupati Sijunjung, Yuswir Arifin didampingi Sekdakab, Zefnihan, Asisten II, Edwin Suprayogi, Kepada BPBD, Hardiwan, Kepala Dinas PU, Budi Syafarman, Kepala Dinas Perhubungan, Efigon, Kepala Dinas Pol PP dan Damkar, Mashariyanto, Kadis Kesehatan, Ezwandra, Kadis Parpora, Yofritas, Kadis Kominfo, Rizal Effendi dan Camat Sijunjung Khalfian serta beberapa pejabat terkait lainnya, meninjau lokasi acara dan tempat syukuran di ruas jalan Muaro -Silokek.

Di lokasi, Bupati meminta kepada OPD terkait agar mempersiapkan dengan matang sehingga tidak menimbulkan kendala pada hari pelaksanaan. Diantaranya, tempat acara, tenda dan sebagainya.

PERANTAU SIJUNJUNG

Sebab, kehadiran Kepala BNPB Pusat bersama rombongan, selain meresmikan ruas jalan Silokek, dilokasi itu juga dilaksanakan syukuran atas selesainya pembangunan ruas jalan Muaro – Silokek pasca bencana longsor.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Sijunjung, Hardiwan mengatakan, Kepala BNPB Pusat berkunjung ke Sijunjung dijadwalkan tanggal 6 Februari 2018. Kehadiran orang nomor satu di jajaran BNPB Pusat untuk meresmikan ruas jalan Muaro – Silokek.

“Peresmian dijadwalkan tanggal 6 Februari mendatang,” ucap Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Sijunjung.

Kata dia, pembangunan ruas jalan Muaro – Silokek, memanfaat dana Rehabilitasi dan Rekontruksi BNPB sebesar Rp2,1 miliar. Akses jalan dari Muaro menuju Silokek dan Durian Gadang itu memiliki panjang 975 M dan lebar 6 M.Jalan tersebut kini sudah bisa dilalui kendaraan  roda enam, empat dan roda dua. Andri kampai

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.