Dilantik Gubernur, Tiga Pjs Walikota Diminta Sukseskan Pilkada dan Kawal Netralistas ASN

371
Gubernur Irwan Prayitno lantik tiga Pjs Walikota di Auditorium Gubernuran, Rabu (14/2-2018). (Poto: R Kampai)

JURNAL SUMBAR | Padang – Tiga Pejabat Sementara (Pjs) Walikota di Sumbar yang telah ditunjuk Kemendagri, dilantik Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Rabu (14/2) di Auditorium Gubernuran Sumbar. Mereka adalah Alwis sebagai Pjs Walikota Padang, Irwan Pjs Walikota Padang Panjang dan Abdul Gafar sebagai Pjs Walikota Sawahlunto.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menekankan ketiga Pjs tersebut memiliki tugas berat. Selain menjalankan roda pemerintahan, tiga Pjs tersebut juga bertugas menyukseskan Pilkada di masing-masing daerah.

“Alhamdulillah, ketiganya sudah dilantik sebagai Pjs Walikota. Mereka bertugas untuk menjalankan roda pemerintahan, namun yang terberat adalah menyukseskan Pilkada di masing-masing daerah,” ujar Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno mengatakan, tanggungjawab besar berada di pundak masing-masing Pjs. Pasalnya, kesuksesan menjadi Pjs ditandai dengan kesuksesan menjalankan Pilkada yang aman dan lancar di daerah masing-masing.

“Pjs bisa dibilang sukses jika Pilkada-nya juga sukses. Saya yakin ketiganya bisa mengembankan amanah yang diberikan. Apalagi, Pak Alwis dan Pak Gafar sudah berpengalaman. Kemudian Pak Irwan juga berpengalaman dalam bidang organisasi, karena saat ini menjabat Kabiro Organisasi,” katanya.

Pada kesempatan itu, Irwan juga menekankan agar Pjs bisa netral dalam Pilkada. Netralitas juga harus harus dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN) karena hal itu sudah diatur dalam undang-undang.

“Saya yakin tiga Pjs ini orangnya netral. Saya harap hal yang sama juga berlaku bagi ASN yang ada di daerah tersebut. Kalau tidak netral bisa dikenai sanksi,” jelasnya.

Pjs ini bekerja mulai 15 Februari 2018 hingga 23 Juni 2018 mendatang. Setelah itu, tiga Pjs tersebut akan menyerahkan kembali jabatannya kepada walikota defenitif yang habis masa cutinya.

Khusus Sawahlunto masa jabatan walikota dan wakil walikota berakhir pada 25 Juni, sehingga harus ditunjuk penjabat walikota sebelum masa berakhirnya jabatan itu. Pemprov Sumbar diperkirakan kembali mengajukan nama ke Kemendagri untuk ditunjuk sebagai Penjabat Walikota Sawahlunto sampai dengan dilantiknya Walikota Sawahlunto definitif. Advt.