Dua Tahun IP-NA, Nasrul Abit: Ekonomi Meningkat, Pariwisata Berkembang Pesat

327
Nasrul Abit berpidato di acara syukuran rumah dinas barunya di jalan Raden Saleh, Padang. Ist.

JURNAL SIMBAR | Padang – Pasangan Gubernur dan Wakil Gubermur, Irwan Prayitno dan Nasrul Abit sudah dua tahun memimpin Sumatera Barat. Pasangan kepala daerah yang diusung Gerindra dan PKS itu dilantik Presiden Joko Widodo pada tanggal 12 Februari 2016 di Istana Negara di Jakarta.

“Berbagai kegiatan pelaksanaan pembangunan Sumatera Barat seperti yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumatera Barat 2016 – 2021 dilakukan dengan membangun sinergitas dengan pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten kota se- Sumatera Barat,” sebut Wagub Nasrul, Senin siang (12/2/2018) di Padang

Wagub Nasrul Abit lebih jauh menyampaikan, dalam kurun waktu 2 tahun kepemimpinan ini berbagai penghargaan yang diterima Gubenur, Wakil Gubenur dan OPD terkait telah mengantarkan beberapa keberhasilan pembangunan di berbagai sektor.

Menurut data Badan Pusat Statustik (BPS) Perekonomian Sumatera Barat tahun 2017 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 214,585 triliun dan PDRB perkapita mencapai Rp40,32 juta atau US$ 3.028,02.

Ekonomi Sumatera Barat tahun 2017 tumbuh 5,29 persen meningkat dibanding tahun 2016 sebesar 5,27 persen. Ekonomi Sumatera Barat triwulan IV-2017 bila dibandingkan triwulan IV-2016 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,37 persen mengalami percepatan bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,87 persen.

Dan karena fokus pembangunan Sumatera Barat 2016 – 2021, lebih dititik beratkan pada sektor pariwisata, pendidikan, UMKM, pensejahteraan petani, infrastruktur, pada peningkatan sektor pariwisata. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumatra Barat sepanjang tahun lalu meningkat 13,34%, dan diperkirakan tahun ini bakal meningkat signifikan.

Kunjungan wisman dari pintu Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dan Pelabuhan Teluk Bayur, Sumbar naik 13,34% dari 49.686 orang menjadi 56.313 orang tahun lalu.

Totalnya pada 2017 naik 13,34%. Tahun ini jelas akan jauh meningkat karena sudah ada penerbangan langsung Padang – Singapura.

Kehadiran penerbangan langsung itu akan berdampak banyaknya wisman datang langsung ke Sumbar melalui hub Singapura. Tidak lagi masuk ke Sumbar melalui pintu bandara seperti Soekarno Hatta, Medan, Batam, ataupun Bali.

Adapun, data BPS mengungkapkan per Desember 2017, angka kunjungan wisman ke Sumbar naik 63,98% menjadi 8.586 orang dari tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 5.225 orang wisman.

Adapun, negara asal wisman masih didominasi wisatawan asal Malaysia yang kontribusinya berkisar 80% terhadap kunjungan wisman ke Sumbar.

Selain Malaysia, juga ada wisman Thailand, Australia, Prancis, Inggris, Jerman, China, Amerika Serikat, Jepang, dan Filipina.

Sementara itu, untuk kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) sepanjang tahun lalu naik 7% menjadi sekitar 7,8 juta orang dari tahun sebelumnya sebanyak 7,3 juta orang, ungkap Nasrul Abit.

Wagub Nasul Abit juga menyampaikan, beberapa hari ini Sumnar telah sukses menyelenggarakan Hari Pers Nasional tahun 2018, di Sumatera Barat. Kunjungan Presiden Joko Widodo selama 3 hari di Sumatera Barat dan menteri kabinet kerja telah membuka peluang percepatan pembangunan Sumatera Barat di berbagai sektor, terutama infrastruktur.

“Kita akan melakukan tindaklanjut semua perhatian ini, dengan membangunan sinegritas kabupaten /kota, stakeholder, OPD dan lintas sektoral, baik melalui koordinasi dan rapat-rapat teknis, juga menyusun agenda prosedur semua kegiatan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

“Yang jelas Pak Gubenur Irwan Prayitno telah memberikan arahan dan pandangan serta prinsip-prinsip kepada saya dan OPD dilingkungan Pemprov Sumbar bagaimana memajukan Sumatera Barat dalam periode ini,” tegasnya.

“Karena saya ditugasi bidang pariwisata, kemiskinan dan daerah tertinggal, dan sekaligus ini fokus pembangunan Sumatera Barat agar memiliki daya saing daerah di era pasar bebas ini,” tambahnya.

“Kepada Ketua DPRD Sumbar dan anggota, Kepala Lembaga Lintas Sektoral, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Bupati dan Walikota se Sumbar, Stakeholder, Kepala OPD dan masyarakat Sumatera Barat yang telah aktif berperan, serta memajukan pembangunan daerah, kami sampaikan penghargaan dan terima kasih,” ujarnya.

“Semoga dukungan, pengabdian dan kerja kita dalam dua tahun di berikan amalan dan hidayah hidup oleh Allah SWT, Amin,” harapnya.

“Mari kita wujudkan Sumatera Barat yang Mandani dan Sejahtera,” seru Wagub Nasrul Abit
rilis