Peringatan HGN, Ketua PKK Pessel Fokus Tuntaskan Pesoalan Gizi Buruk

210

JURNAL SUMBAR | Pesisir Selatan – Peringatan hari gizi nasional ke-58 di Kabupaten Pesisir Selatan diisi dengan berbagai kegiatan. Diantaranya, senam masal, donor darah, pemberian buah dan sayuran kepada penyandang disabilitas.

Kegiatan peringatan hari gizi nasional tersebut dipusatkan di halaman kantor bupati Pessel, Painan, Jumat (02/02) dan dipimpin oleh ketua PKK setempat, Lisda Hendrajoni.

Menurut Lisda Hendrajoni, peringatan hari gizi nasional itu tidak sekedar seremonial saja, tapi merupakan sebagai pengingat agar persoalan gizi buruk tersebut dapat ditangani dengan tuntas.

“HGN ini merupakan bagian kritik kepada saya selaku ketua PKK agar mampu menyelesaikan persoalan gizi buruk di Pessel bersama dengan pemerintah daerah,” kata Lisda.

Lisda menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah menyelesaikan persoalan gizi buruk tersebut. Dia membagi kasus tersebut dengan dua kategori, yaitu penderita gizi buruk dan gizi sangat buruk.

Dia menyebut bahwa jumlah penderita gizi sangat buruk sebanyak 11 orang. Dan saat ini pihaknya tengah menangani dengan menggandeng Saleema Foundation dari Amerika Serikat. Penanganan penderita gizi buruk tersebut tidak hanya kepada pasien itu saja tapi juga mencakup keluarganya.

“Dan saat ini kami bersama tim dunsanak mambantu dunsanak telah membedah rumah penderita gizi buruk tersebut. Beberapa telah selesai dan sebagian lagi dalam proses pengerjaan,” papar Lisda.

Lisda juga mengatakan bahwa apabila penanganan telah tuntas, maka pihaknya akan fokus menangani kasus gizi buruk. Di Pessel, kata Lisda ada puluhan anak terdampak gizi buruk.

“Sekarang tengah kita survey termasuk kondisi rumah dan keluarganya, sembari menyelesaikan kasus gizi sangat buruk ini,” ucap ketua IPEMI Sumbar tersebut.

Kegiata Hari gizi nasional ini juga diisi dengan mengunjungi rumah penderita gizi buruk di Kecamatan Batang Kapas. Lisda menyebut bahwa rumah keluarga penderita gizi buruk tersebut sedang proses pembedahan. Jefri