Sudah Setahun Rusak, Jembatan Batang Kurimo Sijunjung Dibiarkan Terbengkalai

386

JURNAL SUMBAR | Sijunjung – Setahun sudah berlalu, namun hingga kini jembatan Batang Kurimo Lubuktarok yang ambruk akibat bencana banjir itu masih dibiarkan terbengkalai.

Padahal jembatan tersebut urat nadi warga Lubuktarok, Kecamatan Lubuktarok, Kabupaten Sijunjung, Propinsi Sumatera Barat. Lantaran tak kunjung diperbaiki, warga pun memblokir jembatan belly (sementara) yang disediakan pemerintah karena lantainya bikin gaduh saat dilewati kendaraan.

“Wajar saja diblokir warga, setiap kendaraan lewat jembatan itu badantung-dantung berbunyi menggangu suara memecah hingga ke telinga. Karena jembatan belly itu tanpa ada ring dan dibiarkan begitu saja,” ujar sejumlah sumber di Lubuktarok kepada Jurnal Sunbar, Selasa (27/2/2018).

Terkait soal jembatan tak kunjung dibangun, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sijunjung, Hardiwan, SP, mengaku masih berjuang menunggu konfirmasi dari pihak BNPB dalam rehap rekon tahun 2018.

“Saat kita sudah mengajukan ke BNPB dan in sha Alloh besok (Rabu,28/2/2018) pihak peneliti dari BPBD Propinsi Sumatera Barat akan meninjau dan semoga tahun ini juga diperbaiki,” kata Hardiwan kepada Jurnal Sumbar, Selasa (27/2/2018).

Sementara Kepala Dinas PUPR Sijunjung, Ir. Budi Syafarman menyebutkan pihaknya menunggu info dari BPBD. “Pihak BPBD Sijunjung masih berusaha untuk membangun melalui anggaran rehap rekon BNPB dan kita masih menunggu,” kata Budi kepada Jurnal Sumbar, Selasa (27/2/2018).

“Ya, jika BPBD menyerah dan tak dapat dana rehap rekon BNPB mau tak mau kita gunakan dana APBD Sijunjung untuk membangun jembatan batang kurimo itu,” jelas Budi. Saptarius